0 menit baca 0 %

Pgs Kakanwil : Dengan Kebersamaan Perkuat Koordinasi dan Tingkatkan Konsolidasi Organisasi

Ringkasan: Pekanbaru ( Inmas ) – Berdasarkan Keputusan Menteri Agama No B II/3/01/646/2016 Tanggal 22 Februari 2016 “ Kami mendapatkan amanah sebagai Pgs.Kakanwil Kemenag Riau, informasi tersebut kami peroleh melalui via telephone dengan Kabag TU Kemenag Riau HM Saman, Kami tidak menyangka dan terk...

Pekanbaru ( Inmas ) – Berdasarkan Keputusan Menteri Agama No B II/3/01/646/2016 Tanggal 22 Februari 2016 “ Kami mendapatkan amanah sebagai Pgs.Kakanwil Kemenag Riau, informasi tersebut kami peroleh melalui via telephone dengan Kabag TU Kemenag Riau HM Saman, Kami tidak menyangka dan terkejut dengan amanah yang diberikan kepadanya. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Pgs Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA mengawali sambutannya pada pertemuan ( silaturrahmi) dalam rangka Pengantar Tugas Kakanwil Kemenag Riau, jum’at (26/02).

Pada kesempatan tersebut Pgs. Kakanwil menerangkan bahwa setelah mendapatkan SK tersebut , teman-teman dilingkungan Kanwil Kemenag Riau bergerak cepat untuk melaksanakan serah terima jabatan. Hal itu bertepatan dengan Kegiatan melepas keberangkatan Mantan Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA yang saat ini telah menjabat sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat Dirjen Bimas Islam Kemenag RI ke Jakarta. Sertijab dilaksanakan di ruangan VVIP Bandara SSK II Pekanbaru pada Rabu (24/02) sore.

Dalam jabatan Pgs ini, sebutnya sesuai dengan informasi yang diperoleh dari Kasubbag Ortala Kepegawaian Kanwil Kemenag Riau H Efrion Efni bahwa Pgs ini adalah jabatan yang sifatnya pengganti sementara. “Hal ini bisa dalam jangka yang pendek dan bisa juga dalam jangka yang lama, hingga terpilihnya Kakanwil Definitif Kemenag Riau”, terangnya. Lain hal dengan PLH ( Pelaksana Tugas Harian), jabatannya hanya bisa paling lama satu bulan. Berkaitan dengan hal itu maka terhitung Tanggal 22 Februari 2016 “ Saya harus menjalankan amanah ini sesuai dengan tugas Kakanwil Kemenag Riau dengan sebaik-baiknya sesuai dengan prosedur, aturan yang sudah berlaku saat ini, disamping ada beberapa hal lain yang berkaitan dengan tugas Kanwil Kemenag Riau yang tidak bisa dilakukan oleh seorang Pgs Kanwil”, tuturnya.

Lebih jauh diuraikannya berkaitan dengan tugas Kanwil kemenag Riau hari ini adalah masalah isu- isu keagamaan dan ajaran- ajaran sempalan yang banyak terjadi belakangan ini. Hal ini jelas menjadi PR berat kita untuk mengatasinya ditengah-tengah masyarakat. Menurutnya butuh bantuan, kerjasama dan dukungan semua pihak di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau. “Hal ini sangat perlu kita sinergikan, untuk itu perlu adanya kebersamaan dan kerjasama diantara kita”, tanpa dukungan semuanya Kepala Kanwil Kemenag Riau bukan apa-apa, tekannya.

“Saya melihat Kanwil Kemenag Riau beserta jajarannya saat ini harus memperkuat koordinasi intern dan ekstern, memperkuat dan meningkatkan konsolidasi organisasi yang masih lemah selama ini baik itu di lingkungan Kanwil Kemenag Riau maupun di Kemenag Kabupaten/kota”, imbuhnya.

“Kita sudah punya struktur, struktur kita jelas dan sudah lengkap dengan masing- masing tusi, hal ini hanya tinggal difollow up bagaimana upaya dan langkah –langkah dalam meningkatkan konsolidasi organisasi bisa semakin baik. H Mahyudin menganalogikan bahwa sebuah organisasi ibarat sebuah sepeda, dimana sepeda tanpa ada jari-jari tidak akan bisa berjalan dengan semestinya. Artinya organisasi akan berjalan sempurna jika diditunjang dengan struktur yang bagus dan adanya konsolidasi organisasi yang kuat. Pun yang tidak kalah penting menurutnya adalah membangun hubungan lintas sektoral yang baik dengan instansi terkait lainnya.

Menutup arahannya H Mahyudin menghimbau ketika hal ini bisa kita lakukan secara bersama- sama Insyaallah Kanwil kemenag Riau beserta jajarannya akan mampu menciptakan masyarakat yang agamis di provinsi Riau ini.(vera)