0 menit baca 0 %

Pgs. Ka.Kanwil: Koperasi Ada Untuk Kesejahteraan Anggota

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) - Pelatihan Manajemen Perkoperasian yang ditaja oleh Koperasi KPRI Kanwil Depag Riau dibuka langsung oleh Pgs Ka.Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau, Drs. H. Mahyudin, MA didampingi oleh Ketua Koperasi, H. Jasri, SE, sekaligus memaparkan materi mengenai Urgensi Koperasi Bagi Pember...

Pekanbaru (Inmas) - Pelatihan Manajemen Perkoperasian yang ditaja oleh Koperasi KPRI Kanwil Depag Riau dibuka langsung oleh Pgs Ka.Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau, Drs. H. Mahyudin, MA didampingi oleh Ketua Koperasi, H. Jasri, SE, sekaligus memaparkan materi mengenai Urgensi Koperasi Bagi Pemberdayaan Ekonomi Pegawai, di Hotel Zaira Pekanbaru, Minggu (20/3).

Pgs. Kakanwil Kemenag Riau memberikan sambutan yang menitikberatkan pada betapa pentingnya keberadaan koperasi sebagai pensejahteraan anggota koperasi.

"Koperasi sangat memberikan keuntungan dan manfaat yang dapat meningkatkan taraf kehidupan anggotanya. Koperasi Kanwil Depag yang sudah berjalan hampir 27 tahun ini tentunya bukan tanpa halangan dan hambatan tetapi Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa eksis dan tambah maju. Bahkan perkembangan simpan pinjam sangat cepat perputarannya yang pada akhirnya SHU kesejahteraan anggota pun akan tinggi," jelas Mahyudin.

Lebih lanjut Mahyudin menambahkan bahwa keberadaan koperasi ini tidak luput dari keaktifan anggotanya mendukung setiap program kerja yang dilaksanakan oleh pengurus yang berkenaan dengan kegiatan positif yang dapat menunjang kesejahteraan anggota.

Mahyudin pun menceritakan dengan bangga, "Koperasi Kanwil Depag Riau merupakan koperasi yang sangat demokratis terlihat dari setiap tahun masih secara rutin diadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) karena menurut laporan banyak koperasi yang tidak melaksanakan RAT ini. Bahkan karena pelaksanaan RAT ini pengurus koperasi pernah mendapatkan penghargaan dari Dinas Koperasi untuk melakukan studi banding ke Malaysia sebagai penambahan wawasan mengenai koperasi dinegara tetangga datang saat itu saya menjadi salah satu pengurus koperasi."

Tujuan lain dari pelaksanaan Pelatihan Manajemen Perkoperasian ini adalah sebagai pengkaderan anggota koperasi agar ditahun yang akan datang dapat menjadi pengurus koperasi.

"Mencari anggota koperasi yang memenuhi persyaratan untuk menjadi pengurus koperasi sangatlah sulit. Mungkin secara teori kita sudah dapat mengetahui mengenai koperasi tetapi pada saat prakteknya banyak yang belum memahami bagaimana pergerakkan atau pola kerja koperasi. Salah satu persyaratan menjadi pengurus koperasi adalah memiliki jiwa enterpreneurship yang tinggi karena koperasi memerlukan orang-orang yang inovatif," tegas Mahyudin.

Akhir dari pemaparan materi, Mahyudin menjelaskan bahwa ada 4 output yang diharapkan dari kegiatan pelatihan ini yaitu pemahaman koperasi sampai keakar-akarnya, pengelolaan manajemen koperasi yang sesuai dengan prinsip perkoperasian, fungsi organisasi koperasi dapat dilaksanakan dengan baik dan mantap, dan peningkatan kualitas SDM anggota koperasi sehingga diharapkan pada tahun yang akan datang kepengurusan koperasi dilakukan oleh orang-orang yang berkompeten.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari pensiunan pegawai Kementerian Agama Prov. Riau, Pegawai Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau dan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Pegawai Pengadilan Agama, Pegawai Pengadilan Tinggi Agama yang semuanya tergabung menjadi anggota koperasi. Kegiatan ini pun akan berlangsung sampai pukul 15.00 sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan. (nvm)