0 menit baca 0 %

Peserta Workshop Jurnalis Kerukunan Nasional 2017 Study Lapangan ke Siak

Ringkasan: Siak (Inmas)- Kabupaten Siak menjadi sasaran Study Lapangan Workshop Peningkatan Peran Jurnalis dalam Penanganan Isu Kerukunan Umat Beragama Tingkat Nasional tahun 2017  di Provinsi Riau. Study lapangan panitia dan 100 orang wartawan/ jurnalis utusan Provinsi beberapa daerah di Sumatera, baik cetak...

Siak (Inmas)- Kabupaten Siak menjadi sasaran Study Lapangan Workshop Peningkatan Peran Jurnalis dalam Penanganan Isu Kerukunan Umat Beragama Tingkat Nasional tahun 2017  di Provinsi Riau.

Study lapangan panitia dan 100 orang wartawan/ jurnalis utusan Provinsi beberapa daerah di Sumatera, baik cetak, elektronik Tv, dan Radio, Selasa (12/9/2017) diawali dengan kunjungan ke tempat- tempat bersejarah, seperti ke Istana Siak. Kemudian dilanjutkan Dialog dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak yang dihadiri Kakanwil Kemenag Riau diwakili Kabag TU Drs H Mahyudin MA, Asisten II Pemkab Siak Syafrilenti M SI, Kakankemenag Siak, H Muharom dan pejabat di Kemenag dan Pemda Siak.

Kasubbid Penanganan Isu KUB Kemenag RI, Ahmad Heri Fachturrahman, mengatakan, Siak merupakan salah satu tujuan  wisata di Sumatera, selain wisata religi nya, juga terkenal denga kerukunan umatnya. Untuk belajar dari sejarah, untuk itulah study lapngan dilakukan di Kabupaten Siak.

"Alhamdulillah kedatangan kita diterima dengan tangan terbuka dengan keramahan masyarakatnya, kita dapat melihat lansung  lokasi bersejarah yang terjaga begitu baik dengan kerukunan yang luar biasa, kita sebagai perpanjangan tangan untuk menjaga alam dan kerukunan umat beragama benar- benar terasa di daerah ini," ungkapnya dan berharap apa yang menjadi tujuan kegiatan workshop jurnalis dapat tercapai.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Siak, Syafrilenti M SI, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasihnya karena Siak telah ditetapkan sebagai daerah sasaran Study Lapangan Workshop Peningkatan Peran Jurnalis dalam Penanganan Isu Kerukunan Umat Beragama Tingkat Nasional Tahun 2017.

Kegiatan yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut diisi dengan pemaparan tentang kabupaten Siak dan dialog dengan peserta workshop. (mus/ady)