Pekanbaru (Inmas)- Kakanwil Kemenag Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf, H Irhas, menegaskan, peserta perhelatan MTQ Provinsi Riau ke 35 Tahun 2016 merupakan putra dan putri daerah asli Riau. Tidak ada lagi yang namanya peserta impor atau bon dari daerah lain.
“Pelaksanaan MTQ harus semakin lebih baik tidak hanya dari segi pembenahan infrastruktur yang lebih bagus, juga kelancaran kegiatan dan terutama dipastikannya para peserta yang berlomba merupakan putera daerah,” tegasnya, hal tersebut sesuai dengan kebijakan Kemenag, LPTQ dan Pemprov Riau.
Irhas mengatakan, tampa harus mengambil anak daerah lain, Provinsi Riau sendiri memiliki potensi yang sangat banyak. Hanya saja belum tergali secara maksimal. “Untuk itu, daerah- daerah Kabupaten/ Kota hendaknya memaksimalkan dalam menggali potensi daerah yang dimiliki, sehingga apa yang kita tampilkan benar- benar anak- anak negeri ini sendiri,” himbaunya. (mus)