Pekanbaru (Inmas) - Sempena memperingati 10 Muharram 1438 H, Pondok Pesantren Daarut Taukhid Almaktub lakukan pengajian Muharram dan ziarah kubur, Senin (10/10). Acara yang dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, beberapa pimpinan Pesantren dari Siak dan Kota Pekanbaru serta sejumlah jemaah zikir tauhid ini mendatangkan penceramah Habib Zainal Abidin dari Jakarta. Acara yang dimeriahkan dengan tabuhan hadrah ini dimulai dengan ziarah ke makam Syekh Muhammad Isnaini yang merupakan ayah KH Husein Almaktub pengasuh PP Daarut Taukhid Almaktub. Usai berziarah dilakukan tausiyah yang disampaikan Habib Zainal Abidin.
Dalam tausiyahnya, Habib Zainal mengimbau agar pemerintah dan pengusaha semakin peduli dengan lembaga keagamaan, terutama Pesantren yang telah mencetak ulama, umara dan tokoh penting di Indonesia ini. “Tiang dunia ada empat perkara. Ilmunya para ulama, pemimpin yang adil, orang kaya yang dermawan, serta doa para fuqara,” kata Habib Zainal membacakan hadits Nabi Muhammad Saw.
“Di sini para penopang dunia tersebut telah hadir. Untuk itu mari kita bangun pesantren ini secara bersama untuk bekal kehidupan generasi kita di dunia dan akhirat nanti. Jika ingin menjadikan Kota Pekanbaru menjadi kota yang madani, maka membangun lembaga keagamaan seperti pesantren menjadi pekerjaan pertama dan utama yang mesti dilakukan pemerintah kota Pekanbaru,” kata Habib Zainal Abidin.
Pada kesempatan itu Habib Zainal Abidin menekankan agar Pemerintah Kota Pekanbaru benar-benar peduli pada Pesantren Daarut Taukhid Almaktub karena pesantren tersebut akan menghasilkan manusia yang bermanfaat bagi manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Selain itu, pesantren Daarut Taukhid tersebut konon dahulunya diresmikan dan dibuka langsung oleh Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus MT.
Sementara Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi pada kesempatan itu berjanji akan segera memerintahkan Dinas PU Kota Pekanbaru secepatnya melakukan pengerasan jalan masuk ke pesantren tersebut yang kondisinya amat memprihatinkan. Konon jalan tersebut telah banyak memakan korban berupa jatuh atau tergelincir saat pengendara melewati jalan yang berbukit dan berlobang tersebut. “Jika kami jarang terlihat kemari, bukan karena lupa tapi karena sangat banyak tugas berat lainnya yang harus diselesaikan,” kata Ayat Cahyadi tersenyum. Kemudian ayat menyampaikan rencana-rencana besar Pemerintah Kota Pekanbaru ke depannya yang semua itu untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Pekanbaru. (ghp)