0 menit baca 0 %

Pesan Spesial dari Kakanwil kepada Lulusan Tingkat Aliyah

Ringkasan: Riau (Inmas) Sudah menjadi biasa pertengahan tahun merupakan ajang perpisahan bagi siswa/siswi MI, MTs, dan MA. Berharap dengan kelulusan para siswa tersebut, mereka dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi dan mewujudkan cita-cita yang diimpikan. Ka.Kanwil Kemenag Prov.

Riau (Inmas) – Sudah menjadi biasa pertengahan tahun merupakan ajang perpisahan bagi siswa/siswi MI, MTs, dan MA. Berharap dengan kelulusan para siswa tersebut, mereka dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi dan mewujudkan cita-cita yang diimpikan. Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA, menyoroti kelulusan siswa/siswi Madrasah Aliyah yang merupakan masa transisi dari usia remaja menuju usia dewasa.

Banyaknya fenomena lulusan aliyah langsung menikah, menjadi perhatian penting bagi Bapak 3 orang anak ini sehingga Beliau mengungkapkan beberapa pesan penting bagi kelulusah Aliyah.

“Kepada anak-anakku yang saat ini sudah berhasil lulus setelah melewati beberapa ujian yang menguji kompetensi kalian mengenai pendidikan yang telah ditempuh selama 3 tahun. Masa pendidikan Madrasah Aliyah merupakan masa-masa akhir dunia remaja yang mempersiapkan diri kalian untuk menjadi dewasa dalam menghadapi dunia nyata,” pukas Ahmad Supardi.

Beliau juga memberikan pesan kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah yang sudah lulus yaitu tetaplah menjaga nama baik madrasah atau pondok pesantren kemana pun melanjutkan pendidikan dan berada ditengah-tengah masyarakat, kemudian bagi siswa-siswi terutama yang siswi janganlah buru-buru minta dinikahkan tetapi lanjutkan dulu pendidikan kejenjang yang lebih baik.

“Dunia yang semakin canggih dan maju ini membutuhkan kualitas manusia yang sangat baik, mungkin dulu lulusan tingkat Aliyah masih mudah untuk mendapatkan pekerjaan tetapi saat ini yang lulusan S 1 sudah banyak yang menggangur. Maka dari itu saya ingatkan kepada para siswa/siswi agar terus melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi karena untuk belajar itu tidak ada batasan usia,” jelas Lelaki bermarga Hasibuan.

Beliau pun melanjutkan dengan kelulusan ini bukan bearti melupakan jasa para guru bahkan harus tetap selalu menghormati dan menghargai para guru tersebut karena para guru tersebutlah yang sudah mengajarkan dan mendidik kita hingga menjadi sekarang.

“Ini pesan saya yang terakhir yaitu berbaktilah kepada orang tua, jangan khianati usaha mereka yang sudah menyekolahkan anak-anak sekalian sampai pada tingkat ini, berikanlah usaha terbaik bagi orang tua karena hebatnya kalian itu pasti karena usaha dan doa dari orang tua,” tutup Ahmad Supardi pada saat memberikan sambutan pada Acara Wisuda Angkatan I Ma’had Ni’matullah, Minggu (21/05). (nvm/joni)Â