Riau (Inmas) - Pertemuan bertajuk Silaturahmi NU se-Dunia ke-18 yang
digelar di pondokan jamaah Indonesia asal Jawa Tengah di Jarwal, Mekkah,
diawali dengan doa bersama untuk KH Maimoen Zubair yang wafat bebera hari yang
lalu di tanah suci Makkah.
Pertemuan warga nahdhiyyin Se-Dunia ini dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat
Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu), KH Asep Saifuddin Chalim di
Altayseer Towers Hotel No. 1002 Lantai PR At Taysir, Mekkah Al
Mukarramah, Kamis, 8 Agustus 2019 yang diawali dengan doa tahlil.
“Mari kita membaca Al Fatihah untuk KH Maimoen Zubair yang baru saja
meninggalkan kita semua,” kata Kiai Asep.
Delegasi PWNU Riau yang ikut serta dalam perhelatan tiap tahun menjelang wukuf
antara lain : Drs. H. Afrialsa Lubis, H. Erizon Efendi sAg MPd, DR. H.M.Tawwaf, DR.
H. Sariono yang turut serta dalam acara itu pun takzim memanjatkan doa
tersebut.
“Mari kita akhiri doa ini dengan doa penutup,” katanya.
Selanjutnya, Rois Syuriyah PWNU Jatim yang juga Pengelola Pondok Pesantren
Lirboyo KH Anwar Manshur melanjutkan memimpin doa istigotshah sebelum seluruh
acara dimulai dan memulai dengan Al Fatihah bersama.
KH Anwar Manshur tampak tak bisa menahan kesedihan bahkan setengah terisak
ketika membacakan doa untuk Mbah Moen yang diamini oleh seluruh yang hadir di
ruang pertemuan tersebut.
Acara tersebut dihadiri selain oleh jamaah yang sedang dalam rangkaian ibadah
haji juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan ulama termasuk Delegasi Amirul Hajj
yang dipimpin oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Duta Besar RI untuk
Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, dan Menpora Imam Nahrawi, Mendikti, Putra
Almarhum Kiyai Maimoen Zubair Taj Yasin, Lc (Wakil Gubernur Jateng) serta putra
putri almarhum yang diberikan bisa khusus oleh Dubes Arab Saudi, Wakil Ketua
MPR serta beberapa orang anggota DPR/MPR yang merupakan kader NU dan
nahdiyyin.
Pertemuan ini diselenggarakan oleh Panitia yang dibentuk oleh PCINU Arab Saudi
dengan tema “Merajut kembali Ukhuwah Wathaniyah Menuju Perdamaian Dunia”.
Acara juga diisi dengan sambutan dan arahan dari Pengurus PBNU yang juga Naib
Amirul Hajj KH Bunyamin Ruchiyat, Dubes Berkuasa Penuh Arab Saudi, Menteri
Agama dan akhirnya ditutup dengan tausyiyah dari KH Ali Masyhuri.(vera/twf)