Pekanbaru (Inmas)- Rapat Kerja Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) merupakan agenda yang sangat penting dalam rangka mempertajam program yang sudah ditetapkan dalam Raker Kanwil Kemenag Riau 2016 Maret lalu.
Sehingga program kegiatan yang dilahirkan benar- benar program yang mengena pada masyarakat. Demikian diungkapkan Pgs Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyuddin MA, didampingi Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Riau, Drs Asmuni MA, saat membuka kegiatan Raker Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Riau, Sabtu (2/4) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.
Menurutnya, sesuai dengan instruksi Presiden RI bahwa semua lembaga/ instansi diminta untuk memangkas program yang nomenklaturnya tidak jelas dan tidak ada manfaatnya bagi rakyat, tidak ada lagi anggaran yang menggunakan kata- kata yang bersayap dan hal yang tak jelas.
“Kita harus benar- benar cermat dalam menyusun anggaran yang benar- benar priotritas dengan data dukung yang kuat yang bisa diterima. Jangan sampai kita hanya mendapatkan anggaran rutin saja, akibat bersikap pasif dalam anggaran,” tegas Mahyuddin.
Untuk itu, ia mengharapkan agar semua bidang di Kanwil Kemenag Riau untuk segera melaksanakan program- program prioritas sebelum ada perintah pemotongan anggaran yang kemungkinan terjadi pada pertengahan tahun 2016. Sementara itu, Kabid Urais dan Binsyar, Drs Asmuni MA, mengungkapkan Raker yang akan berlangsung dari 2- 5 April 2016 tersebut bertujuan untuk mengevaluasi program- program yang telah dilaksanakan tahun 2015 dan mematangkan program tahun 2016, serta merencanakan program tahun 2017 mendatang.
“Peserta ini sebanyak 50 orang terdiri dari Kasi, Penyelenggara, Perencanaan Kemenag Kabupaten dan Kota serta utusan Kanwil Kemenag Riau. Dengan pemateri dari Kanwil dan dari instansi luar yang terkait dengan bidang Urais dan Binsyar, seperti MUI dan BPOM dengan harapan, semua pihak dapat memahami tugas dan fungsi nya,” jelasnya. (mus)