Dumai - (Inmas) Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah,baik Pendidikan tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat atas. Tanggung jawab ini bukan saja menjadi tugas dan tanggung Jawab Dinas Pendidikan, akan tetapi kementerian agama juga mempunyai peran yang tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik, untuk itu Bimbingan Masyarakat juga melakukan pembinaan terhadap guru agama Kristen se-kota dumai pada tanggal 23 September 2017.
“Suatu suka cita yang luar biasa bisa kembali melayani ke kota asal” papar Mantan Pembimas Padang, Sahat Lambok Sihombing,S.PAK,M.Pd, didampingi Penyelenggara kristen kota dumai, Rode Manurung, S.PAK, mengawali sambutannya.
Sahat Lambok menambahkan KKG
dan MGMP yang sudah terbentuk hendaknya mampu menciptakan suatu inovasi baru
yang mampu memikat setiap guru yang tergabung didalamnya selalu rindu untuk
mengadakan pertemuan dengan KKG/MGMP dikala mereka menemukan berbagai
permasalah dilapangan.
Jika dilihat dari
persentasenya, lebih dari enam puluh persen guru agama kita masih Non PNS,
akan tetapi kita tidak perlu merasa dianak tirikan karena Pemerintah juga
memberikan perhatian yang sama dengan Guru PNS dengan memberikan Tunjangan
fungsional Non PNS kepada guru agama Kristen yang belum PNS, kinerjamu dalam
melayani akan menjadi perhatian bagi Pemerintah terkhusus kementerian agama.
Lebih lanjut Rode menambahkan agar bimbingan masyarakat kristen menyalurkan
juga bantuan pemerintah kepada Guru –guru yang berada di kota dumai baik itu
berupa Bantuan Fungsional guru, Bantuan Penyuluh Non PNS dan Bantuan
Operasional kepada KKG dan MGMP yang
sudah terbentuk di kota dumai.
Sahat Sihombing
berharap agar guru agama Kristen
Konsisten dalam melayani, apalagi setelah dibentuknya Panitia natal untuk Tahun
2017, saya menunggu Undangan dari KKG/MGMP kota dumai untuk menghadirkan saya
dalam acara Natal Guru agama se- kota dumai, Paparnya mengakhiri.
Acara yang dilaksanakan di
Gereja GBI Mawarsaron, air bersih - dumai, diawali dengan ibadah singkat
yang dihadiri 60 Guru agama Kristen se- kota dumai.(belen)