Riau (Inmas)- Untuk mempertahankan laporan keuangan
Kementerian Agama Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Tim Inspektorat
Jenderal Kementerian Agama RI melakukan pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan
Semester I Tahun 2018 di Kanwil Kemenag Riau 12 – 21 Juli 2018.
Peserta pada kegiatan tersebut Kepala Bidang, Pembimas,
Kasubbag, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Pengeluaran Pembantu, Operator SAIBA
Wilayah dan Satker, Operator SIMAK BMN Wilayah dan Satker serta Operator
Persediaan.
Pengendali Teknis Tim Irjen Kemenag RI, Mulyadi, usai Entry
Brefing Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2018, Jumat
(13/7/2018) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau mengatakan, pendampingan
tersebut dilaksanakan dalam rangka mempertahankan WTP atas opini yang diberikan
oleh BPK, agar tahun mendatang WTP tersebut tetap dipertahankan dan lebih
ditingkatkan lagi.
“Tujuan kami melakukan revieu adalah untuk mempertahankan
WTP atas opini yang telah diberikan oleh BPK, sehingga laporan keuangan kita
tetap bisa dipertahankan bahkan dapat kita tingkatkan lebih baik lagi,”
ujarnya.
Ditambahkan Ketua Tim Irjen Kemenag RI, Mufawiddah, dalam
beberapa hari kedepan timnya akan melaksanakn penalaahan terhadap angka- angka system
akuntansi di Kementerian Agama Riau, sehingga sesuai dengan ketentuan dan
standar akuntansi pemerintahan.
“Dari tanggal 12 hingga 21 Juli 2018 kita akan melakukan revieu
laporan keuangan Kanwil Kemenag Riau, diantaranya menelaahan atas angka- angka system
akuntasi di Kemenag,” ujarnya singkat.
Kakanwil Kemenag Riau ditemui di ruang kerjanya mengatakan,
pendampingan yang dilakukan Tim Irjen bermanfaat untuk mengetahui kelemahan-
kelemahan laporan keuangan yang perlu benahi dan dilengkapai.
“Pengelolaan keuangan dengan opini WTP harus dipertahankan,
karena dengan laporan keuangan yang baik akaan ada reward, salah satunya akan
berdampak pada meningkatnya tunjangan kinerja Kementerian Agama,” ungkapnya.
(mus/ady)