Riau (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan kapasitas Pembina Unit
Kesehatan Madrasah, Adiwiyata dan Sekolah Sehat, Seksi Kelembagaan dan Sistem
Informasi Madrasah Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, 23- 26 Juli
2018 menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Madrasah Efektif Tahun 2018.
Kegiatan yang diikuti oleh 40
orang peserta dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi
MA, didampingi Kabid Penmad H Asmuni MA, dan Kasi Seksi Kelembagaan dan Sistem
Informasi Madrasah H Herra Firmansyah S Ag, Senin (23/7/2018) di Meeting Room
Lantai 6 Hotel Alpha Pekanbaru.
Segudang Prestasi Telah Diukir
Ahmad Supardi dalam sambutannya
menyebutkan, kegiatan Bimtek Madrasah Efektif sangat penting dilakukan agar madrasah dapat lebih efektif, khususnya dalam 3 hal yaitu UKM, Adiwiyata dan Sekolah
Sehat. Apalagi potensi madrasah di Riau sangat besar, dimana madrasah- madrasah
di Riau telah banyak mendapatkan adiwiyata Provinsi dan nasional. Untuk
madrasah sehat, Riau juga telah mengukir prestasi yang cukup besar, tahun 2017
MIN Merangin, MTsS Muhammadiyah Pekanbaru dan SMA.
“Dari 3 tingkat utusan ini,
Madrasah mengikuti 2 yaitu tingkat MI dan MTs. Artinya, madrasah kita memiliki
potensi yang sangat besar, apalaig dari 34 Provinsi di Indonesia MTsS Muhammadiyah meraih juara favorit. Untuk itu, hal ini harus jadi focus perhatian
kita, sehingga kualitas madrasah kita terus meningkat,” ungkapnya dan
menyebutkan, hasil OSN 2018 utusan siswa MAN 2 Model terbanyak dengan jumlah 10
orang dengan hasil yang gemilang, 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Ia menambahkan, MAN Taluk Kuantan
juga pernah menjadi Madrasah Teladan pembinaan keagamaan. MAN 1 dan MAN 2 Pekanbaru
telah meloloskan siswa ke Timur Tengah. MAN IC Siak 72 persen lulusnya telah
diterima di Universitas Terbaik di Indonesia dan prestasi lainnya.
“Artinya, madrasah kita punya
potensi yang sangat besar, tinggal bagaimana kita mau mengembangkan potensi
yang sangat besar tersebut sehingga kita dapat terus mengukir prestasi di
tingkat nasional bahkan internasional, seperti siswa MAN 2 yang akan tampil
pada Olimpiade Internasional di Rusia pada September mendatang,” ujarnya
bangga.
Ditambahkan Asmuni MA, selain mempertahankan dan
meningkatkan segudang prestasi yang telah diraih oleh madrasah, Bimtek Madrasah
Efektif juga bertujuan untuk menumbuhkan nilai sikap, kemauan dan kemampuan
untuk penggerak pendidikan madrasah.
“Semboyan lebih baik madrasah, madrasah lebih baik dan ditambah Madrasah Bermartabat bagaimana upaya
kita untuk terus meningkatkan peran madrasah yang lebih baik di masyarakat,
bukan hanya dibidang UKM, Adiwiyata dan Sekolah Sehat tapi mencakup kegiatan
lain seperti Madrasah Ramah Anak dan Lingkungan, Madrasah Berwawasan Gender dan
lainnya. Cuman memang penekanan  kita
kali ini pada tiga hal ini, karena memang telah banyak prestasi yang telah kita
ukir disini, jadi bagaimana ini terus dapat ditingkatkan dan dilakukan dengan
praktek dan evaluasi langsung di lapangan, karena banyak madrasah yang
berpotensi namun belum terwujud sesuai kriteria yang ditetapkan oleh tim
penilai. Nah, ini yang perlu kita ketahui dan rumuskan,” papar Asmuni.
Sementara itu, ketua pantia
kegiatan H Herra Firmansyah S Ag, mengatakan kegiatan yang berlangsung selama 4 hari tersebut diikuti oleh utusan Kemenag
Kabupaten/ Kota yang mempunyai program Sekolah Sehat, Adiwiyata dan UKM dengan
pemateri dari Unicef, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama.
“Untuk persiapan- persiapan bagi
madrasah yang akan menyelenggarakan sekolah sehat, adiwiyata dan UKM. Karena setelah
kita unggul diberbagai prestasi ditiga bidang ini, Â kita kekurangan madrasah untuk kita tampilkan
pada tahun- tahun mendatang, sehingga perlu digali dan dibina  madrasah yang memang mempunyai program ini.
Semoga dengan kegiatan ini, kita bisa memberikan gebrakan prestasi dibidang
pendidikan khususnya pada UKM, Adiwiyata dan Sekolah Sehat,” ujarnya. (mus/faj)