Batam (Inmas)- Jamaah Haji (JH) Kelompok Terbang (Kloter) 8 Embarkasi Batam (BTH) tiba di Embarkasi Batam, Minggu (25/9) siang. Realisasi kedatangan jamaah haji Kloter 8 BTH lebih cepat 3 menit dari jadwal semula. Pesawat Saudia mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 12.32 WIB dari jadwal semula pukul 12.35 WIB.
Ketua Kloter 8 BTH Hera Firmansyah mengatakan awal keberangkatan Kloter 8 BTH beranggotakan 450 jamaah, namun saat pulang berjumlah 449 orang jamaah karena terdapat satu orang JH yang wafat di Arab Saudi atas nama Kalsum Endut Abu Bakar Nomor Porsi 0400061258 Nomor Manifest (08/104) asal Pelalawan (Riau). Dengan demikian sudah 3.577 JH asal Embarkasi Batam yang telah tiba di Tanah Air.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas Kloter yang telah membantu selama dalam perjalanan ibadah haji. Seluruh petugas Kloter sudah bekerja 24 jam non stop dengan catatan lebih dari 1.494 kali pengobatan dan belum kami hitung kegiatan yang bersifat supervisi, visitasi dan konseling”, kata Hera Firmansyah saat memberikan laporan dalam proses penerimaan JH di Asrama Haji Batam.
Sementara itu Bupati Siak, Syamsuar dalam arahannya mengucapkan selamat kepada seluruh JH Kloter 8 BTH yang telah tiba di Tanah Air. “Kami doakan mendapatkan haji dan hajjah yang mabrur. Dan kita berdoa agar almarhum jamaah haji yang wafat mendapatkan tempat disisi Allah SWT”, kata Syamsuar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PPIH Embarkasi Batam yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik dan semoga mendapatkan ganjaran pahala”, kata Syamsuar.
“Mari bersama-sama mensyiarkan ajaran Islam kepada masyarakat secara luas terutama kepada jamaah yang telah mendapatkan predikat haji/hajjah yang mabrur. Mari kita isi pengajian, mari kita isi masjid dengan sholat berjamaah yang selalu jamaah kerjakan selama di Tanah Suci”, ucap Syamsuar.
“Kita teruskan predikat haji yang mabrur ini, karena yang paling berat menurut kami adalah bagaimana mempertahankannya”, ujarnya.
Hadir saat penerimaan jamaah haji antara lain Bupati Pelalawan HM. Harris dan sejumlah pejabat lainnya. (rls/htmn)