0 menit baca 0 %

Persiapkan Armina, JCH Kampar Kloter 7 Kembali Laksanakan Bimtek/ Manasik Haji

Ringkasan: Kampar (Inmas) Alhamdulillah, hari ini kembali dilaksanakan manasik haji/Bimtek (Bimbingan Teknis) persiapan Arafah, Mina dan Muzdalifah (Armima). Demikian disampaikan Ketua Kloter 7 Embarkasi Batam Masnur MSy, didampingi TPIHI H Eri Supajon MSy, kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari...

Kampar (Inmas) – Alhamdulillah, hari ini kembali dilaksanakan manasik haji/Bimtek (Bimbingan Teknis) persiapan Arafah, Mina dan Muzdalifah (Armima). Demikian disampaikan Ketua Kloter 7 Embarkasi Batam Masnur MSy, didampingi TPIHI H Eri Supajon MSy, kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari kamis (01/08/2019) melalui via telpon selulernya.

Masnur mengatakan, Bimtek ini telah mulai kita laksanakan pada hari senin kemaren tanggal 29 juli 2019, yang dimulai dari rombongan 1 dan 2. Pada hari selasa dilaksanakan oleh rombongan 3 dan 4. Hari rabu dilaksanakan oleh rombongan 5 dan 6, dan pada hari ini dilaksanakan oleh rombongan 7 dan 8. Kemudian pada besok pagi hari jum’at akan dilaksanakan oleh rombongan 9 dan 10.

Bimtek ini kita laksnakan dalam rangka memberikan pembekalan terhadap jamaah agar lebih memahami secara teknis tentang apa saja yang harus dipersiapkaan dan yang dilakukan jamaah pada waktu puncak haji tahun ini, sekaligus juga mencek kesehatan jema’ah kita.

Sementara itu, H Eri Suparjon, MSy selaku Narasumber pada acara ini mengatakan, bahwasanya acara ini penting dilaksanakan karena jamaah harus diberikan edukasi dan pemahaman yang detil terhadap tahap tahap pelaksanaan haji tahun ini, sehingga jamaah merasa percaya diri, walaupun sebenarnya sudah diberikan manasik di tanah air. 

Namun dalam pelaksanaannya tetap menunggu ketentuan yang ditetapkan oleh pihak Maktab dan PPIH Arab Saudi. Sebagaimana contohnya pada tanggal 8 zulhijah seluruh JCH akan diberangkatkan ke arafah tanpa tarwiyah ke mina, dan  tidak melakukan pelontaran jamrot pada waktu yang dilarang untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. 

kemudian Dr Santy dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa kesehatan jamaah harus betul-betul di edukasi untuk menghadapi ibadah fisik. Untuk itu kita sengaja melakukan arahan dan bimbingan kesehatan seperti jamaah tidak boleh memaksakan diri untuk beribadah ke masjidil haram, jika kesehatannya kurang baik, untuk menjaga kebugaran, kami melaksanakan senam sehat  haji yang dilaksanakan setiap hari minggu, sebagaimana himbauan dari sektor 1 mekah.

Dokter santy juga mengungkapkan dari visitasi yang dilakukan beberapa hari ini, jamaah hanya mengeluhkan penyakit filek dan gatal gatal pada kerongkongan. Tapi secara umum jamaah kloter 07 BTH Kampar siap menghadapi musim haji tahun ini, pungkasnya. (Ags/Usm/Mjs)