Dumai (Inmas) - Menyambut Tahun Ajaran Baru (TA) 2020/2021, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Madrasah Tsanawiyah sudah mulai disiapkan di Kota Dumai.
Teknis yang digunakan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini terkait pandemi COVID- 19 yang masih membayangi Kota Dumai.
Namun hal itu tidak menyurutkan antusias orangtua calon PPDB untuk mendaftarkan anaknya di sejumlah Madrasah.
Tahun ini secara teknis dilakukan dengan cara online, guna mengatisipasi berkumpulnya massa di lokasi pendaftaran.
Pengelola Madrasah dianjurkan Kemenag Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam untuk membuka pelayanan melalui online.
Segala persiapan bisa dikoordinasikan ke Pokjawas. Baik itu persyaratan maupun pendampingan pelaksanaannya.
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Madrasah Tsanawiyah Kota Dumai merupakan kegiatan penerimaan peserta didik yang dilaksanakan pada tahun ajaran baru dan mempunyai nilai strategis untuk menyeleksi calon peserta didik yang berpotensi, dari sisi akademik, kepribadian, keimanan, dan kesehatan, sehingga diharapkan dapat mengikuti pendidikan secara optimal.
Penerimaan Peserta Didik Baru pada Madrasah perlu dilakukan secara objektif, akuntabel, transparan dan tidak diskriminatif. Terang Ketua Pokjawas Drs. H. Ismail saat mendampingi Persiapan PPDB Online di MTsN 1 Dumai bersama Kepala Madrasah Januarizal, M.Pd.I dan Kaur TU H. Muhammad Yunus, SH.I berserta Majelis Guru, yang berlangsung di Aula Pertemuan MTsN 1 Dumai Jl. Bukit Datuk Lama Dumai. Rabu (22/04/2020)
Teknis yang gunakan cukup mudah, yakni dengan memberikan link atau barcode formulir pendaftaran. Selanjutnya pihak orang tua atau wali PPDB yang mengisi dan meng upload nya.
Kepala MTsN 1 Dumai mengatakan
meskipun via online, tapi sudah didesain semudah mungkin. โLink dan barcode formulir
bisa kami kirim via WA,โ ujarnya.
Selain mendaftar, orang tua calon murid juga bisa berkonsultasi seputar cara pendaftarannya.
Lanjut Januarizal mengatakan. Ia menilai teknis ini cukup efektif dalam melayani pendaftaran siswa baru. Selain bisa di mana saja juga tidak tergantung jam kerja.
โTeknis PPDB online ini sampai bulan Juni 2020, sekaligus verifikasi data nantinya,โ imbuh dia. (Arief)