Riau (Inmas) - Agar memudahkan pengenalan terhadap koper dan paspor jemaah haji, Kemenag membuat terobosan. Tahun ini, koper dan paspor jemaah akan diberi tanda warna.
Suhardi Hasan selaku Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji Kemenag Riau menerangkan tanda warna itu akan ditempel pada paspor dan tas koper setiap jemaah.
"Tanda warna di koper akan memudahkan dan mempercepat distribusi koper sesuai kelompok rombongan hingga lokasi sektor pemondokan dan nomor hotel", ujarnya di Ruang Siskohat Jumat, (05/07).Â
Ia meminta agar hal teknis berkaitan dengan ini, dilakukan secara cermat dan teliti oleh para panitia dokumen sebagai pelaksana di lapangan.
“Terlebih lagi kita bekerja ini marathon, menghabiskan energi, pikiran, tenaga dan banyak hal yang terkuras dengan kondisi fisik”, katanya.
Untuk itu diharapkan betul supaya tidak sampai terjadi kesalahan. Satu saja ada kesalahan pasang label warna, akan menyulitkan saat pendistribusian kopernya," ujar Suhardi.
“Kadang bukan karena tidak selektif dan cermat, mungkin juga faktor kelelahan menyebabkan panitia bisa keliru”, imbuhnya.
Ia mengajak panitia untuk teliti dan cermat agar tidak sampai salah menempatkan nomor maktab, pada kloter.
 “Apalagi ini Embarkasi perdana, yang pasti kami akan berusaha bekerja semaksimal mungkin, continue, tersistematis dan terukur, karena kerja kita juga diukur”, tandasnya.
Hal itu dibenarkan Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau Erizon Efendi saat dikonfirmasi terpisah di ruang informasi Haji sekitar pukul 17.15 WIB petang.
Erizon mengatakan, pemberian tanda warna ini ditujukan memudahkan identifikasi, baik bagi jemaah itu sendiri, ketua regu dan ketua rombongan, maupun petugas kloter dan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Kebijakan Kemenag ini sudah tahun kedua dilaksanakan. “Barang barang jamaah koper, tas tentengan, dan termasuk paspor”, sebutnya.
“Ini semua untuk mempermudah layanan kepada jamaah maupun panitia”, sebutnya lagi.
Apalagi di Saudi nanti, begitu koper jamaah sampai di Bandara, akan memudahkan petugas PPIH Arab Saudi untuk memilah sekaligus mengangkut koper kemudian memasukkan ke dalam bis sesuai dengan warna rombongan.
Begitu pula bila sampai di hotel, panitia juga akan memilah koper jamaah ini berdasarkan warna.Â
Terlebih sejak diberlakukannya fast track pada tahun ini, dimana seluruh bagasi, sudah diurus oleh PPIH Arab Saudi. “Jamah tak perlu repot lagi baik di Madinah maupun Mekkah, katanya.
Kemudahan bagi jamaah menurutnya, ketika jamaah mencari koper masing masing cukup mengingat warna sesuai rombongannya, ungkap Erizon.
Ia menjelaskan kebijakan itu seragam dilaksanakan di seluruh Indonesia. Tak terkecuali Provinsi Riau, dan saat ini PPIH bagian dokumen tengah berjibaku menyelesaikan segala hal terkait dokumen jamaah, termasuk penandaan koper dan paspor jamaah dengan warna tersebut, tutur Erizon.
Terakhir Erizon mengurai satu persatu tanda warna yang akan digunakan dalam paspor dan tas koper jemaah:
Rombongan I, warna pink
Rombongan 2, warna kuning
Rombongan 3, warna biru
Rombongan 4, warna coklat
Rombongan 5, warna hijau
Rombongan 6, warna putih
Rombongan 7, warna orange
Rombongan 8, warna ungu
Rombongan 9, warna hitam
Rombongan 10, warna jingga.(vera)