Riau (Inmas) - Bertempat di Mushalla MTsN Kuok pada Rabu (30/08), Kakanwil beserta rombongan mengunjungi MTsN Kuok. Kunjungan tersebut sekaligus dalam rangka pembinaan kepada lebih kurang 100 orang guru SE KKM Kampar yang tercover dalam kegiatan Workshop Kurikulum yang ditaja oleh KKM Kampar.
Pada kesempatan tersebut Ahmad Supardi MA menyampaikan sudah saatnya madrasah madrasah yang tersebar di seluruh Riau diperhatikan kemajuannya, baik itu secara fisik maupun kualitas SDM guru dan siswanya. Keberhasilan yang diraih madrasah hari ini perlu kita apreasiasi dalam bentuk kepedulian dan dukungan dalam meningkatkan kualitas dan kemajuannya.
Dikatakannya, kemajuan sekolah madrasah sangat ditentukan oleh tiga hal. Pertama efektifitas dan efisiensi belajar dan pembelajaran siswa sangat bergantung kepada peran seorang guru. Sebagai profesional guru memiliki tugas mengajar mendidik, membimbing mengarahkan, melatih dan menilai sekaligus mengevaluasi peserta didik. Kedua, sangat tergntung kepada kualitas peserta didik. Ketiga, bergantung kepada manajemennya.Ketiga komponen tersebut sangat menentukan dalam proses berlangsungnya proses belajar mengajar,tekannya.
Saat ini, sebutnya pemerintah sangat memberikan perhatian besar kepada guru, anggaran Kemenag Riau saja saat ini berkisar sebanyak 948 milliard dalam setahun, jelasnya. Terkait dengan dan pendidikan mencapai 800 milliar lebih. Hanya 145 milliar untuk anggaran diluar pendidikan, dan salah satu anggaran terbesar dikeluarkan Negara adalah yang terkait dengan gaji guru, sertifikasi guru, dana BOS dan lainnya.
AHS menambahkan ada beberapa metode pembelajaran dan pengajaran yang bisa digunakan oleh seorang guru untuk perkembangan dimasa depan, dengan menggunakan pendekatan pendekatan terbaru. Guru tidak bisa lagi mengajar begitu saja, sudah seharusnya melakukan pendekatan dan menggunakan teknologi pendukung saat ini.
Menurutnya ada lima teknik mengajar kekinian yang dapat dilakukan seorang guru dan disukai oleh siswa. Pertama, seorang guru harus argumentative dalam memberikan materi kepada siswa (resourning are argumentation). Artinya guru harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang materi yang diberikan, jangan sampai siswa kebingungan memahami materi tersebut. Kedua, Picture and growth technology, seorang guru harus menggunakan gambar dan teknologi sebagai bahan dukung ajar kepada siswa. Ketiga, teaching motivation maksudnya guru harus memiliki skill dalam member support dan trik dalam membangkitkan semangat dan potensi siswa. Keempat, guru harus bisa menggali baik itu dalam aspek minat, atensi, keingintahuan yang tinggi, dan perhatian yang lebih kepada siswa. Kelima, Analogy and case study,dengan trik ini guru harus bisa membandingkan dan melakukan studi kasus terhadap anak didik.
Untuk itu, ia mengajak para guru untuk bisa menerapkan trik dan teknik perkembangan metode terbaru dalam proses pembelajaran disekolah. “Kualitas murid sangat ditentukan oleh para guru dan manajemennya”, tutupnya mengakhiri.(vera)