0 menit baca 0 %

Perjuangkan Nasib Pengawas Pendidikan Agama, Komisi I DPRD Siak Sharing ke Kemenag Riau

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dalam rangka memperjuangkan kesejahteraan Pengawas dan Guru Pendidikan Agama Islam  dan non Agama Islam di Kabupaten Siak, Komisi I DPRD Siak yang salah satunya membidangi pendidikan melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Kemenag Riau, Rabu (15/1/2020) di Aula Kakanwil Kemenag Riau.Kedat...

Riau (Inmas)- Dalam rangka memperjuangkan kesejahteraan Pengawas dan Guru Pendidikan Agama Islam  dan non Agama Islam di Kabupaten Siak, Komisi I DPRD Siak yang salah satunya membidangi pendidikan melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Kemenag Riau, Rabu (15/1/2020) di Aula Kakanwil Kemenag Riau.

Kedatangan rombongan Komisi I DPRD Siak yang dipimpin oleh Ketua Komisi Syamsurijal SH MKn disambut oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA dan seluruh Kepala Bidang dan Pembimas di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau.

Syamsurijal mengatakan, keberadaan pengawas pendidikan di Siak saat ini perlu diperjuangkan dan diperhatiakan kesejahteraannya. Selain itu, berdasarkan laporan dari Kemenag Kabupaten Siak, pengawas di Siak hanya ada 3 orang.

“Tujuan kita ke Kanwil ini untuk memperjuangkan Pengawas Pendidikan Agama, tenaga pendidikan dan kependidikan dapat lebih termotivasi. Kita ingin Pengawas Pendikan Agama Islam maupun non Islam dapat menjadi perhatian bersama dan solusi terbaik agar dapat menjalankan tugas lebih baik. Kinerja baik akan melahirkan kualitas pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Mahyudin mengatakan, perhatian terhadap pengawas pendidikan Agama Islam memang harus terus ditingkatkan, namun kondisinya saat ini pengawas pendidikan kurang diminati karena tidak adanya anggaran transportasi. Sementara tugas yang diemban cukup berat dengan cakupan ruang lingkup kerja yang sangat luas dan jauh.

“Di Riau saat ini pengawas pendidikan di sekolah umum yang diangkat Kemenag hanya 53 orang, dan diangkat Pemda sebanyak 71 orang, di Siak sebanyak 3 orang. Semoga hasil sharing kita hari ini bisa jadi bahan masukan dan mencari langkah- langkah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan jumlah pengawas pendidikan di Riau, khususnya di Siak. Tentunya ini dengan bekerjasama dengan pemerintah setempat,” harap Mahyudin. (mus/ana/anto)