Rengat (Inmas) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dihelat hampir di setiap tempat di Indonesia. Baik dikantor pemerintah, masjid, mushalla dan madrasah tak terkecuali di Pondok Pesantren Khairul Ummah turut menyelenggarakan “Semarak Pekan Maulid Nabi Muhammad Saw”, pada Rabu (04/01). Kegiatan yang berlangsung di pondok pesantren Khairul Ummah Inhu ini akan dihelat selama lima hari kedepan dari Tanggal 04 s.d 8 Januari 2017.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs Ahmad Supardi MA didampingi Kasi Pondok Pesantren H Zulfadli Lc. Pada kesempatan itu pimpinan Pondok Pesantren Khairul Ummah KH Muhammad Mursyid menjelaskan bahwa kegiatan pekan maulid ini akan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seperti Hadrah, rebana, lukis Islami dan Nasyid. Tak tanggung-tanggung pada acara penutupan nanti kita akan menghadirkan artis Opick untuk memeriahkan kegiaatan tersebut, ujarnya.
Sementara dalam kesempatan yang sama Kakanwil Kemenag Riau H Ahmad Supardi mengatakan dalam sambutannya kegiatan positif ini harus bisa dilakukan secara terus menerus, spirit memperingati maulid nabi sebaiknya dilakukan setiap saat. Karena menurutnya dengan hal itu kita akan menemukan pelajaran dan keteladanan luarbiasa pada pribadi Nabi Muhammad Saw. Lebih dari itu dikatakannya peringatan maulid Nabi tidak saja merupakan wahana yang tepat untuk senantiasa mengingatkan kepada kita kelahiran Nabi Saw. Tetapi juga sebagai momentum spritual untuk metasbihkan beliau sebagai gifur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup kita. Sehingga menjadi betul-betul tertanam, mengakar dan menggerakkan hati dan jantung kita untuk menerapkannya dalam keseharian.
Ditambahkannya bahwa santri dan Pondok pesantren sebagai wadah sekaligus ikhtiar kita dalam mencontoh kepribadian beliau. Pun sebagai pembelajaran dan pendidikan di Pondok Pesantren. Setidaknya ada beberapa poin penting yang bisa kita tauladani dari beliau lanjut Supardi. Diantaranya, sifat yang dapat dipercaya, keberanian dan perjuangan dalam menjalani hidup dan kehidupan sehingga menjadi pedagang yang sukses dan tersohor, serta dakwah Islam yang disyiarkan beliau, terangnya menjelaskan.
Diakhir sambutan Ahmad Supardi berpesan agar kita umat islam dapat mengambil peran dalam pembangunan dengan selalu menanamkan keteladanan Rasulullah ini dalam keseharian dimulai dari hal terkecil hingga hal yang paling besar. Sehingga generasi kita kedepan tidak akan menjadi pemuja dan pengidola figur publik berakhlak rusak yang didapat dari media yang brekembang saat ini.(vera/fadli)