0 menit baca 0 %

Peringatan Isra’ Mi’raj 1439 H di Masjid Agung Islamic Center Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) - Pemerintah Kabupaten Siak menggelar tabligh akbar dalam rangka memperingati Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 di Masjid Islamic Center, Jum at (13/04) pagi. Tausiyah disampaikan Ustadz Syamsurijal, S.Ag dari Pekanbaru. Peringatan Isra Mi raj tahun ini mengambil tema " Peringat...

Siak (Inmas) - Pemerintah Kabupaten Siak menggelar tabligh akbar dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 di Masjid Islamic Center, Jum’at (13/04) pagi. Tausiyah disampaikan Ustadz Syamsurijal, S.Ag dari Pekanbaru. Peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini mengambil tema " Peringatan Isra’ Mi’raj  Kita Jadikan Sholat Sebagai Sarana Mewujudkan Sifat Tawadhu’, Sabar dan Jujur Dalam Masyarakat ". Tampak hadir Plt Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si, Para Asisten Bupati, dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, kepala SKPD, PNS dan masyarakat Kabupaten Siak.   

Plt Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si dalam pengarahannya mengatakan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar setiap tahunnya memiliki tujuan utama, yakni sebagai umat Islam harus mampu mengambil pelajaran dan contoh tauladan Nabi Muhammad, "Seiring kita membuka kembali historisasi Isra' dan Mi'raj yang dialami Rasulullah SAW dengan memperingatinya supaya kita dapat mengambil contoh tauladan darinya. Peristiwa yang hanya mampu dialami seseorang pilihan Allah SWT itu, merupakan petunjuk bagi kita sebagai umatnya supaya kita selalu taat dan berpegang teguh pada kebenaran, " ungkap Plt Bupati. Untuk itu Alfedri mengajak umat Islam menjadi agen perubahan menuju kebajikan dengan mengambil pelajaran dan contoh dari kegigihan Rasulullah SAW dalam menyelamatkan umat dengan bersatu padu dengan ukhuwah Islamiah demi membangun negeri yang dicintai ini.  

Sementara itu, Ustadz Syamsurijal, S.Ag dalam tausiahnya mengatakan, tujuan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW diperingati setiap tahunnya, lantaran peristiwa itu mengandung nilai nilai sejarah yang manjadi solusi berbagai persoalan dalam kehidupan manusia dari zaman dulu hingga akhir nanti. Peristiwa ini tidak terlepas dari kehidupan Rasulullah yang menjadi panutan umat Islam. Perjalanan satu malam yang dikenal dengan Isra’ dan Mi’raj merupakan salah satu mu’jizat yang dimiliki oleh satu satunya orang pilihan Allah, yakni Nabi Muhammad dengan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina dan dilajutkan langsung naik ke langit menuju Sidratul Muntaha.    

"Itu merupakan petunjuk umat supaya mencintai masjid yang merupakan baitullah (rumah Allah). Karena Islam terbangun itu bertitik tolak dengan keberadaanya masjid, artinya terbangunnya Islam adanya masjid dan hancurnya Islam bila sudah tidak ada masjid", ungkap ustadz dari Pekanbaru tersebut. (Hd)