Pelalawan (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Pelalawan Kamis (20/11). Kunjungan yang diterima oleh Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Pelalawan Datuk Jaspar ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meluruskan informasi yang beredar terkait kegiatan lomba di lingkungan Kemenag.
Rombongan Kemenag Pelalawan yang hadir di Gedung LAM Kabupaten Pelalawan terdiri atas Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Abdul Wahid, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Rizali, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Aliadi serta staff Depriko. Dalam pertemuan itu, Kemenag Pelalawan menjelaskan bahwa selain ingin silaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk mengklarifikasi informasi mengenai adanya lomba karaoke di lingkungan Kemenag adalah tidak benar.
Pihak Kemenag menegaskan bahwa kegiatan yang akan diselenggarakan sebenarnya adalah perlombaan lagu Melayu dan nasyid, yang bertujuan melestarikan seni budaya lokal dan memperkuat syiar Islam. Kasi Pendis, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa klarifikasi ini perlu dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat. "Kami merasa penting untuk datang langsung dan menjelaskan. Tidak ada kegiatan lomba karaoke sebagaimana yang diberitakan. Kegiatan yang kami rencanakan adalah lomba lagu Melayu dan nasyid sebagai bentuk pelestarian budaya daerah," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kasi PHU, Rizali, yang menekankan komitmen Kemenag dalam menjaga komunikasi terbuka dengan para pemangku adat. "Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan, tetapi langkah menjaga keharmonisan dan menghindari kesalahpahaman. Kami ingin memastikan setiap informasi tersampaikan dengan benar," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Datuk Jaspar yang mewakili LAM Pelalawan mengapresiasi langkah klarifikasi dan silaturahmi tersebut. Beliau mengapresiasi keterbukaan Kemenag dalam memberikan penjelasan langsung terkait isu yang berkembang. Pertemuan ditutup dengan kesepahaman bersama bahwa koordinasi antara Kemenag dan LAM akan terus diperkuat, terutama dalam kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang melibatkan masyarakat luas.(dbs)