0 menit baca 0 %

Perencana Kemenag Dumai Tahun Ini Menjadi PPIH Arab Saudi Daker Mekkah

Ringkasan: Dumai (Inmas) Pertama kali menjadi tenaga musiman petugas haji akhirnya mengantar Harmendra, M.Kom tahun ini menjadi Petugas haji atau Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Meski punya segudang pengalaman, Harmendra, M.Kom bersama petugas haji di Daker Mekkah tetap harus kerja keras...

Dumai (Inmas) – Pertama kali menjadi tenaga musiman petugas haji akhirnya mengantar Harmendra, M.Kom tahun ini menjadi Petugas haji atau Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Meski punya segudang pengalaman, Harmendra, M.Kom bersama petugas haji di Daker Mekkah tetap harus kerja keras menghadapi banyak persoalan.

"Pokoknya satu kelar, satu ada lagi. Di Haji itu harus kerja bukannya mikir", kata Harmendra sembari tertawa, saat berbincang santai melalui Whatsapp kepada Inmas di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Mekkah, Kamis (25/07/2019).

Harmendra, M.Kom yang lahir di Dumai pada 27 Mei 1975 silam ini dipercaya menjadi Petugas haji atau Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Sektor 1 Daker Mekkah untuk musim haji 2019 ini.

"Kalau suka ya pertama ada kepuasan batin melayani jamaah. Kalau orang terlayani dengan baik kita puas. Kedua memang harus dipahami jadi petugas itu dipahami betul kalau tidak kita merasa terbebani," kata Harmendra

Mencoba memahami nilai-nilai dalam haji dan menjadikannya sebagai semangat untuk melayani jamaah haji. Baginya setiap ibadah ada nilainya, seperti haji harus didalami sebagai upaya mengharap ridho ilahi.

"Ketika menjadi petugas haji harus egaliter, jadi buang gelar akademik, status sosial, kita harus menempatkan diri kita sama dengan petugas lain dan jamaah," kata Harmendra yang selalu bergaya santai namun tegas ini.

"Kalau dukanya kadang-kadang kita berhadapan dengan orang yang sulit kita buat paham?. Itu pengalaman baik buat kita. Bahwa haji itu miniatur akherat, kita sangat mudah melihat karakter orang pada saat haji. Karena fasilitas minim antri banyak orang, cuaca panas, dan di situ orang kalau tidak menikmati akan tersiksa. Semuanya harus disingkirkan. Harus egaliter harus sama dengan yang lain," bebernya.

"Pertama semua pengalaman di haji itu saya kira menarik. Kita dihadapkan masalah dan kita dituntut menyelesaikan. Kita harus siap kapanpun dan di manapun. Masalah itu harus kita hadapi dan 24 selalu siaga, kadang tidur di kantor ya tidak masalah, enak-enak saja,"pungkasnya sembari tersenyum melalui komunikasi Whatsapp.

Kita berharap, semoga Harmendra ini selalu dalam keadaan sehat wal’afiat dan bisa bekerja dengan sebaik-baiknya. Sehingga kehadiran beliau bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh Jema’ah Calon Haji, terutama JCH Indonesia. (Arief)