Riau (Inmas). Dalam rangka
meningkatkan kinerja yang Profesional dan Inovatif untuk pelayanan Pendidikan
Kristen, Bimas Kristen adakan Rakor Evaluasi Pendidikan Bimas Kristen Provinsi
Riau Tahun 2017 bertempat di Hotel Grand Suka-Pekanbaru, Senin 11 Desember
2017.
Acara yang berlangsung
selama tiga hari dibuka oleh Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Riau, Drs. Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Pembimbing Masyarakat
Kristen, Sahat Lambok Sihombing S.Pak, M.Pd serta Soniwar Ediputra selaku
Moderator.
Adapun Armin Antoni Selaku Ketua Panitia melaporkan kegiatan ini dilakukan agar setiap penyelenggara Kristen yang tersebar didelapan Kabupaten/Kota mampu menjadikan dirinya sebagai pegawai pilihan yang Profesional dan Inovatif dalam pelayanan di Satker masing- masing.
Lebih Lanjut Armin
menambahkan para peserta terdiri dari para Penyelenggara Kristen yang ada di Kementerian Agama Kabupaten/Kota se provinsi Riau beserta Staf, Pengawas dan Calon Pengawas yang sudah
mengikuti diklat yang seluruhnya berjumalah 25 Orang.
Rapat Koordinasi dan
Evaluasi merupakan suatu terobosan baru yang dilakukan di Lingkungan Bimas
Kristen papar Ahmad supardi mengawali sambutannya." Rapat Koordinasi itu
sangat penting" untuk sekarang ini tidak bisa lagi kita bekerja masing-masing,
harus ada keterpaduan, perlu ada kerja sama dan kesepahaman dalam team, sehingga jika persoalan muncul
kita mampu merumuskan solusi dalam mengatasi semua persoalan yang ada walaupun
secara garis besar masalah yang dihadapi setiap kabupaten mempunyai tingkat
kesulitannya masing-masing imbuhnya.
"Evaluasi ini mutlak
dilakukan tidak harus dalam skala besar" sebut bapak berdarah batak ini.
dimasing- masing satker harus dilakukan, supaya kita bisa mengetahui sejauh
mana target pekerjaan yang telah kita lakukan mana yang sudah dan mana yang
belum, itu akan kelihatan dalam evaluasi yang dilakukan. setelah dilakukan
Evaluasi berarti akan tampak hasil sehingga untuk kedepannya kita bisa
melakukan perbaikan demi tercapainya target yang di inginkan paparnya mengakhiri.
Ketua Panitia menambahkan
adapun Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang dilakukan dititik beratkan pada
bidang Pendidikan dikarenakan sembilan puluh persen rancangan anggaran
Bimbingan Masyarakat Kristen ada pada bidang Pendidikan.