Riau (Inmas)- Dalam rangka mempercepat program dan realisasi
anggaran bidang pendidikan madrasah, Kanwil Kemenag Riau melakukan pembinaan kepala
madrasah negeri se Provinsi Riau, Kamis (21/2/2019) di Prime Park Hotel
Pekanbaru.
Kegiatan dibuka oleh Plt Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin
MA, didampingi Kabid Pendidikan Madrasah Drs H Asmuni MA, Kasubbag Perencanaan
dan Keuangan Drs H Muliardi M Pd dan Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Drs H
Kamaruddin. Dihadiri Kasi-Kasi pada Bidang Pendidikan Madrasah, serta seluruh
Kepala Madrasah Negeri di Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.
Mahyudin mengatakan, berdasarkan arahan Menteri Agama RI,
pelaksanaan program dan realiasi anggaran termasuk di sektor pendidikan
madrasah harus tuntas pelaksanaannya pada bulan Oktober 2019 baik fisik maupun
non fisik.
“Pagi ini kita
menghadirkan seluruh kepala Madrasah Negeri selaku pemegang anggaran bidang pendidikan madrasah untuk membahas progres kedepan agar program dan
anggaran pendidikan madrasah segera dapat direalisasikan. Berdasarkan arahan pak Menteri, mengharapkan dibulan Oktober semua anggaran
sudah bisa terealisasi secara maksimal, seperti tunjangan guru, tunjangan
kinerja, BOS, dan lainnya,” tegas Mahyudin.
Ia menekankan, bukan hanya anggaran pendidikan, tapi seluruh anggaran
yang terkait dengan kepentingan umat harus segera direalisasikan tepat guna dan
tepat sasaran. Untuk itu, setelah pembinaan dengan kepala madrasah se Riau,
Kanwil Kemenag Riau juga akan melakukan pertemuan dengan Kakankemenag
Kabupaten/ Kota se Riau dalam rangka percepatan program dan anggaran.
“Pencairan sudah harus digesa awal tahun ini karena lebih cepat lebih bagus, untuk anggaran yang terkait dengan fisik juga
harus terealisasi paling lambat Oktober 2019. Ini kita benar- benar
tekankan kepada satker di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau untuk dapat dilaksanakan. Dan kita di Kanwil akan melakukan pemantauan terus terhadap kinerja
Satker, terhadap satker yang lali tentu akan kita evaluasi,” ungkapnya.
Ditambahkan Asmuni, pembinaan kepala Madrasah se provinsi Riau baik MI, MTs dan MA dalam
rangka mempercepat realisasi anggaran di Madrasah baik yang menyangkut dengan
hak hak guru, di GTK maupun hak- hak yang menyangkut proses pembelajaran di
Madrasah. Termasuk yang berhubungan dengan pelaksanaan UN, UAMBN dan
USBN.
“Terkait dengan
tugas pokok kepala Madrasah yakni managerial, supervise, dan sosial atau berkenaan dengan tugas Madrasah. Untuk promosi Madrasah kita telah menyampaikan kepada kepala Madrasah supaya
memperkuat pemahaman terhadap managerial tersebut, baik dari sisi perencanaan, penganggaran,
maupun pertanggung jawaban dari kegiatan- kegiatan yang kita rencanakan.
Sehingga dalam pelaksanaan anggaran tidak ada tersisa dana atau berlebih,” ungkapnya dan berharap dengan perencanaan program dan
pelaksanaan program yang tepat waktu dan tepat sasaran, akan membawa
pembangunan madrasah lebih baik dari waktu kewatku. (mus/faj)