Riau (Inmas) -Kamis 22/02 Kanwil Kemenag Riau melalui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau menyelenggarakan Penyusunan Soal USBN Program Bahasa dan Kegamaan di MAN I Pekanbaru. Drs H Asmuni MA selaku Kabis Pendidikan Madrasah menegaskan mengatakan pengumpulan guru guru madrasah program kejuruan agama dan kejuruan bahasa se-Riau diwakili oleh 7 madrasah se- Riau dengan total sebanyak 39 orang guru. Penyusunan soal soal USBN ini dipandu langsung oleh para ahli yang berpengalaman dan kompeten pada bidang masing masing.
Ia berharap dengan menghadirkan para pemandu yang kompeten, penyusunan soal soal tersebut bisa dibuat berdasarkan kisi kisi dan tingkat soal yang ditentukan sesuai standart nasional. “25 persen dari tingkat nasional dan 75 persen nya dibuat tim penyusunan soal daerah (MGMP) jurusan Agama dan bahasa” terangnya.
Dengan demikian persiapan persiapan untuk pelaksanaan, UN maupun USBN BK pada Tahun 2018 akan dipersiapkan secara bertahap dengan matang. Baik itu secara teknis maupun non tkenis sehingga pada pelaksanaannya nanti akan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Hal senada diungkapkan Drs Muhammad Yuza MPd selaku Widyaswara Dinas Pendidikan Provinsi Riau sangat mengapresiasi dukungan penuh Kanwil Kemenag Riau terkait pelaksanaan USBN tahun ini. Muhammad Yuza mengharapkan kepada guru guru tim pembuatan soal USBN bisa soal soal relevan dengan kaidah dan aturan standart nasional.
“Karena Soal yang akan dikerjakan oleh peserta didik adalah data dan hasil yang ingin kita ketahui dari kemampuan peserta didik, apabila kita membuat soal diluar kaidah dan aturan tentu capaian hasil dan data yang ingin kita peroleh akan berbeda. Apalagi USBN Tahun ini sangat menentukan sekali terkait kelulusan.
Semoga tim guru guru pembuat soal akan melahirkan soal soal sesuai dengan kaidah dan yang diinginkan post USBN Tahun 2018. “Harapannya adalah apa yang mereka lakukan saat ini adalah suatu pintu gerbang untuk mesukseskan kualitas dan keberhasilan siswa kita kedepan”, ucapnya. UN atau USBN adalah salah satu bagian parameter keberhasilan siswa dalam dunia pendidikan”, ucapnya lagi.(vera/adi/aulia)