Kuansing ( inmas ) Tugas Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS sekarang tidak hanya berkutat memberikan penyuluhan masalah Ibadah saja. Tetapi ada aspek lain yang juga lebih berbahaya dan menjadi perhatian banyak kalangan, salah satunya bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
Penyelenggaraan sosialisasi bahaya narkoba ini atas kerjasama antara Mahasiswa Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau bersama SMP Negeri 1 Inuman Kecamatan Inuman (Rabu, 7 Agustus 2019). Kegiatan yang terselenggara di Aula sekolah diikuti ratusan siswa-siswi SMPN 1 Inuman Kecamatan Inumam. Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala SMPN 1 Inuman, Kapolsek Cerenti - Inuman dan jajaran, Kepala UPTD Kesehatan Inuman. Penyuluh agama Islam Non PNS Kecamatan Inuman. Berserta Panitia Kegiatan Mahasiswa KKN UNRI Desa Pasar Inuman dihadiri Korcam Marjohan Samosir dan Kordes M. Syarif dan rekan-rekan.
Adapun sebagai pemateri dari kegiatan tersebut, terdiri dari beberapa Unsur. Dari segi krimanal oleh Bripka Oseki Yamasita Selaku Kanit Bimas Polsek Cerenti Inuman, bidang kesehatan oleh Rosita, S.Km dari UPTD Kesehatan Inuman dan materi terakhir bidang Keagamaan disampaikan oleh Abdussalam, S.HI dari Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec. Inuman.
“Islam sangat memperhatikan sekali keselamatan akal dan jiwa seorang muslim sebagaimana tujuan dari Maqashidussyari'ah, sehingga sampai dilarang keras mengkonsumsi yang haram seperti narkoba. Mudah-mudahan dengan adanya Sosialisasi bahaya narkoba ini akan menghindari generasi Islam dari bahaya tersebut,” terang Abdussalam.
Kepada siswa-siswi SMPN 1, Abdussalam mengatakan agar mengerti dengan bahaya narkoba. "Bahwa narkoba tersebut bahkan lebih berbahaya dari khamr. Narkoba menimbulkan bahaya yang sangat besar dan bisa merusak agama, jasmani, rohani, akal, jiwa dan harta, baik secara individu maupun masyarakat. Jika semuanya sudah rusak, maka akan menghacurkan masa dapan depan seseorang,"
Lebih lanjut Abdussalam juga menyarankan kepada Siswa Siswi agar menghindari pergaulan yang bisa menjerumuskannya kedalam jeratan Narkoba. Untuk itu agar siswa siswi membuat kegiatan bermafaat dimana saja berada. Di akhir acara, diadakan penyerahan cendramata dan foto bersama generasi muda bebas narkoba. (Hb)