0 menit baca 0 %

Penyuluh Miliki Peran Besar Atasi Problematika Umat

Ringkasan: Pasir Pengaraian (Humas) - Penyuluh Agama, baik yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun yang Non PNS, miliki peran penting dan strategis dalam mengatasi berbagai problematika keummatan saat ini, sebab penyuluh agama adalah ulama yang langsung berhadapan dengan umat di tingkat paling bawah atau akar r...

Pasir Pengaraian (Humas) - Penyuluh Agama, baik yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun yang Non PNS, miliki peran penting dan strategis dalam mengatasi berbagai problematika keummatan saat ini, sebab penyuluh agama adalah ulama yang langsung berhadapan dengan umat di tingkat paling bawah atau akar rumput.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan pengarahan pada pembinaan dan penyaluran bantuan bagi Penyuluh Agama, yang ditaja oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Kab Rohul, Selasa (10/12/2013) bertempat di kantor Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.

Ahmad Supardi menyatakan, saat ini umat Islam menghadapi berbagai persoalan keummatan, sebahagian diantaranya banyaknya anak-anak kita yang tidak pandai membaca Alqur’an, padahal Alqur’an adalah pedoman umat dan kitab suci umat Islam.

Bagaimana bisa memahami dan mengamalkannya, jika membacanya saja tidak bisa, tegasnya. Persoalan lainnya adalah meningkatnya kenakalan remaja, yang disebabkan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, seperti menjamurnya internet. Tidak jarang kita lihat, anak-anak kita ada yang sampai pagi di warnet. Kalau dia belajar atau cari ilmu di internet, ini bagus. Namun yang kita khawatirkan, justru dia mencari hal-hal yang tidak baik, tandas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi juga mengungkapkan angka perceraian yang cukup tinggi, yang mencapai hampir 12,5 % pertahunnya. Ini yang resmi bercerai melalui Pengadilan Agama (PA). Ditambah lagi yang bercerai dibawah tangan, tanpa melalui proses PA. Setidaknya sama banyaknya dengan yang di PA tadi.

Atas dasar itu, Ahmad Supardi berharap agar penyuluh agama ini memainkan peran strategisnya dalam mengatasi berbagai persoalan umat tersebut. Penyuluh agama berperan sebagai pemberi penerangan dan pencerahan bagi umat; Pelanjut missi kenabian sebab ulama adalah pewaris para Nabi; Pemimpin dan pelayan masyarakat; dan Penyambung lidah pemerintah bagi masyarakat sekaligus penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah.

Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Rohul Ir H Sam Rikardo MSi, pada kesempatan itu menyerahkan bantuan Sabilillah kepada 20 orang Penyuluh Agama senilai Rp 2,4 juta per orang atau semuanya Rp 48 juta. Sam Rikardo berpesan bahwa dana sangat sedikit, namun jangan dilihat dari sisi nominalnya, tetapi lihatlah dari sisi nilai dan perhatiannya.***(Ash