Kemenag (Kuansing) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terus berkomitmen memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Melalui program pembinaan keagamaan, Ahmad Fahrudin, S.Ag, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Singingi Hilir, kembali melaksanakan kegiatan rutinitas pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada santri MTs Miftahul Khairiyah Desa Koto Baru,Selasa (11/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an serta menanamkan semangat religius di kalangan santri.
Dalam pelaksanaannya, para santri tampak antusias mengikuti setiap sesi bimbingan. Mereka dibimbing membaca huruf hijaiyah, memperbaiki tajwid, dan memahami makna ayat-ayat suci Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, semangat anak-anak luar biasa. Kami berharap pembinaan ini dapat membantu mereka membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, sekaligus mencintai isinya,” ujar Ahmad Fahrudin dengan penuh harap.
Program pembinaan ini menjadi bagian dari gerakan “Berantas Buta Aksara Al-Qur’an”, yang digagas KUA Singingi Hilir sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan literasi keagamaan di wilayah pedesaan.
Kepala KUA Kecamatan Singingi Hilir menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyuluh yang terus konsisten turun ke lapangan, mendampingi masyarakat dan pelajar dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan.(MB)