0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama KUA Lima Puluh Gerakkan Kembali Kajian Islam di Musholla Al-Ahkam

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Lima Puluh kembali menggerakkan kegiatan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Kamis (04/12/2025), Penyuluh Agama Islam Aprianto dan Parlindungan melakukan silaturahmi ke Musholla Al-Ahkam Asrama TNI-AD di Jl.

Pekanbaru (Kemenag). Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Lima Puluh kembali menggerakkan kegiatan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Kamis (04/12/2025), Penyuluh Agama Islam Aprianto dan Parlindungan melakukan silaturahmi ke Musholla Al-Ahkam Asrama TNI-AD di Jl. Lokomotif dengan tujuan menghidupkan kembali kajian dan pengajian Islam yang telah lama terhenti.

Silaturahmi yang berlangsung dilakukan di kediaman pengurus musholla, Ina. Dalam pertemuan itu, Penyuluh Agama Islam KUA Lima Puluh menyampaikan harapan dan ajakan kepada pengurus agar kegiatan Kajian Agama Islam dapat kembali digiatkan sebagai sarana memperkuat pemahaman dan pembinaan keagamaan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, respon pengurus musholla sangat luar biasa. Mereka menyambut baik dan merasa terbantu dengan inisiatif ini,” ujar Aprianto, S.Ag.

Sementara itu, perwakilan pengurus musholla Ina, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan penyuluh.

“Selama ini kajian vakum, seperti mati suri. Dengan adanya dukungan ini, kami merasa sangat terbantu,” ungkapnya.

Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh, Warman, turut memberikan apresiasi atas langkah sigap penyuluh yang melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat.

“Saya sangat senang dan berterima kasih atas kepedulian penyuluh yang sudah mau jemput bola dan mendatangi musholla-musholla di lingkungan KUA Lima Puluh,” ujarnya.

Dari hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa kajian Islam di Musholla Al-Ahkam akan kembali dimulai pada tanggal 18 Desember 2025, menyesuaikan waktu yang telah ditetapkan oleh pengurus musholla.

“Insyaallah kegiatan ini akan kita mulai sesuai jadwal yang disepakati. Kami siap melakukan penyuluhan dan pembinaan,” tambah Parlindungan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya KUA Kecamatan Lima Puluh dalam menguatkan fungsi penyuluhan agama dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat, sejalan dengan semangat pelayanan keagamaan yang lebih aktif dan dekat dengan umat. (UD)