Kuansing (Kemenag) – Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan bagi siswa Katolik di SDN 025 Sinambek, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai iman dan moral Kristiani kepada anak-anak sejak usia dini. Penyuluhan agama di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membentuk dasar kehidupan beriman dan berakhlak, terutama karena masa kanak-kanak merupakan tahap awal perkembangan moral, spiritual, dan sosial, di mana nilai-nilai kehidupan mulai tertanam kuat.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, siswa Katolik dibimbing untuk mengenal dan menghayati kasih Allah dengan cara yang sederhana dan sesuai dengan usia mereka. Anak-anak diajak memahami ajaran iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari—seperti rajin berdoa, menghormati orang tua dan guru, hidup saling mengasihi, serta meneladani Yesus Kristus dalam tindakan nyata.
Penyuluh Agama Katolik, Pakrin Manalu, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan iman anak Katolik di lingkungan sekolah dasar agar mereka tumbuh dengan karakter Kristiani yang kuat.
“Anak-anak adalah benih Gereja. Melalui penyuluhan agama, kita menanamkan nilai-nilai iman dan kasih sejak dini, supaya mereka tumbuh menjadi pribadi yang mengenal Tuhan, mengasihi sesama, dan membawa terang Kristus di mana pun mereka berada,” ujar Pakrin Manalu.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran penyuluh di sekolah bukan hanya untuk mengajar, tetapi juga untuk mendampingi, menginspirasi, dan menumbuhkan semangat hidup beriman di kalangan siswa.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa belajar agama bukan hal yang kaku, tetapi pengalaman yang menggembirakan dan menguatkan. Dengan cara sederhana, mereka belajar bahwa kasih adalah inti dari iman Katolik,” tambahnya.
Selain membentuk karakter Kristiani, kegiatan ini juga menanamkan tiga nilai dasar iman Gereja Katolik, yakni iman (percaya kepada Allah), pengharapan (percaya akan kasih dan penyertaan Tuhan), dan kasih (menyatakan iman dalam perbuatan). Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi Katolik yang beriman teguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi saksi Kristus di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Dengan kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi melalui Penyuluh Agama Katolik terus meneguhkan kehadiran Gereja di tengah dunia pendidikan, membina generasi muda Katolik agar cerdas secara intelektual, matang dalam iman, dan peduli terhadap sesama dalam semangat kasih Kristiani.(PM)