Kuansing ( inmas ) Sudah merupakan keharusan bagi Penyuluh untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan yang ada, terutama dalam wilayah binaanya. Selain untuk menjalankan tugas dan fungsinya, sekaligus hal demikian itu akan meningkatkan eksistensi penyuluh di mata publik/khalayak, artinya keberadaan penyuluh akan kian dirasakan oleh masyarakat.
Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa penyuluh dituntut keterlibatannya dalam berbagai aktifitas keagamaan, apapun bentuknya. Dengan kata lain, penyuluh ikut andil dan ikut berperan, baik langsung maupun tidak langsung.
Dalam konteks itulah, tadi malam, Minggu, 15 Maret 2020, Mahyu Budiman, S.Pd.I dan Alzekrillah Syaf, S. Psi, dan Masriadi, S. Fil Penyuluh Agama Islam Singingi Hilir menghadiri, memberikan kontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan Pembentukan pembangun Kepengurusan Masjid baru Desa Koto baru sekaligus Musyawarah Persiapan Rehabilitas Masjid Al Hidayah Desa Koto baru. Melihat dan menimbang Daya tampung 2 Masjid, Masjid Besar Istiqomah dan Masjid Al Hidayah sudah tidak muat lagi.
Rapat yang di adakan di Masjid Al Hidayah, Hadir seluruh Tokoh masyarakat, Ninik Mamak, 15 Rt, 2 kepala Dusun, pengurus Masjid Besar Istiqomah, BPD, Remaja Masjid, dan KarangTaruna Desa Koto baru.
"Kita upayakan ikut kegiatan masyarakat, terutama menyangkut masalah keagamaan, apalagi kegiatan yang penting dan berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan ummat" ucapnya. (MB)