Indragiri Hulu,(Inmas). Sehubungan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh agama Islam, Sariman, S.Sos.I (tegak berdiri barisan depan urut tuuh dari sisi kanan pada gambar) selaku salah seorang Penyuluh Agama Islam Non PNS kantor kementerian agama Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan penyuluhan bagi warga binaan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) kelas II B Rengat.
Lembaga Pemasyarakatan bukanlah akhir segalanya, walaupun secara hukum napi sudah ditentukan dan diputuskan bersalah/menjalani masa hukuman sebagai akibat dari kelalaian maupun kesengajaan melanggar norma hukum, namun jadikanlah lapas sebagai wahana instropeksi diri dengan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT, tentunya dengan melaksanakan ibadah dengan benar dan sungguh-sungguh atau bertobat dengan tobatan nasuha, demikian beberapa penyampaian Sariman ketika memberikan penyuluhan agama bagi warga binaan di masjid al-Hijrah Lapas kelas II B Rengat.
Pembinaan keagamaan mampu membentuk mental positif bagi warga binaan, yang bertujuan meningkatkan kesadaran melaksanakan ajaran-ajaran agama Islam, dan meningkatkan pengetahuan agama Islam.
Dengan adanya bimbingan dan penanaman nilai-nilai positif agama Islam secara intensif, maka diharapkan para warga binaan dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga mereka tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di masa-masa yang akan datang, ujar Bejo, A.Md,SH,MH selaku kepala Lapas kelas II B Rengat.(tulang).
PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KEMENAG INHU BINA WARGA BINAAN LAPAS KELAS II B RENGAT
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Sehubungan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh agama Islam, Sariman, S.Sos.I (tegak berdiri barisan depan urut tuuh dari sisi kanan pada gambar) selaku salah seorang Penyuluh Agama Islam Non PNS kantor kementerian agama Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan penyuluha...