0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Lubuk Batu Jaya Tanamkan Semangat Kebangsaan di Peringatan Hari Santri Nasional

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, bersama staf KUA Lubuk Batu Jaya, Wardoyo, menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Yambu ul Qur an Al-Latif, Desa Lubuk Batu Tingga...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, bersama staf KUA Lubuk Batu Jaya, Wardoyo, menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Yambu’ul Qur’an Al-Latif, Desa Lubuk Batu Tinggal, pada (24/10/2025). Kehadiran mereka mewakili Kepala KUA Lubuk Batu Jaya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan peran santri dalam membangun karakter bangsa dan memperkokoh nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh ratusan santri, ustaz, serta tokoh masyarakat sekitar. Melalui momentum Hari Santri, para peserta diingatkan akan pentingnya semangat jihad ilmu dan pengabdian bagi kemajuan negeri. Kegiatan ini menjadi refleksi bersama bahwa santri bukan hanya penjaga tradisi keagamaan, tetapi juga agen perubahan sosial yang membawa nilai moderasi dan kedamaian.

Dalam sambutannya, Muhamad Solihin menyampaikan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan menjadi teladan dalam kehidupan beragama yang damai.

“Santri harus tampil sebagai garda terdepan dalam menebarkan nilai toleransi, akhlak mulia, dan semangat cinta tanah air. Peran santri hari ini tidak hanya di pesantren, tetapi juga di tengah masyarakat yang majemuk,” ungkapnya.

Wardoyo menambahkan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam membangun generasi yang beriman dan berkarakter.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan mengabdi di kalangan santri agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri Nasional di Lubuk Batu Jaya ini tidak hanya mempererat hubungan antara KUA, pesantren, dan masyarakat, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen bersama untuk menanamkan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Dampaknya diharapkan mampu membentuk generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.

(Reski)