Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat peran perempuan Muslim di tengah perkembangan teknologi informasi, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rengat, Sri Hastuti, bersama Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rengat Barat, Elfarni, mengikuti Diskusi Interaktif bertema “Membangun Karakter Muslimah yang Berintegritas di Era Digitalisasi” yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hulu pada Rabu (05/11/2025).
Kegiatan ini menghadirkan para
tokoh perempuan, organisasi keagamaan, serta penyuluh agama sebagai peserta
aktif dalam merumuskan langkah-langkah membangun karakter Muslimah yang tangguh
dan berakhlak mulia di tengah arus digital yang serba cepat. Diskusi
berlangsung dinamis, menyoroti pentingnya literasi digital, etika bermedia
sosial, serta penguatan nilai-nilai keislaman sebagai pondasi moral di era
modern.
Sri Hastuti menjelaskan bahwa
perempuan, khususnya Muslimah, memiliki peran strategis dalam menjaga
keseimbangan moral masyarakat. “Era digital memberikan peluang besar bagi
perempuan untuk berdakwah dan berkontribusi positif. Namun, tanpa integritas
dan pemahaman agama yang kuat, kemajuan teknologi justru bisa menjerumuskan
pada hal-hal yang tidak produktif,” ujarnya.
Sementara itu, Elfarni
menambahkan bahwa penyuluh agama harus mampu menjadi garda terdepan dalam
memberikan bimbingan dan edukasi kepada masyarakat. “Tugas kami bukan hanya
membina dari sisi keagamaan, tetapi juga mengarahkan agar umat bijak
menggunakan teknologi. Muslimah yang berintegritas akan menjadi teladan dalam
keluarga dan lingkungan sosialnya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para Muslimah di Indragiri Hulu semakin sadar akan pentingnya menjaga kehormatan diri dan martabat sebagai perempuan beriman di tengah derasnya arus digitalisasi, sekaligus menjadi agen perubahan positif di masyarakat.