0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Ajak PKK Kuok Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Ringkasan: Kuok ( Kemenag) -- Pertemuan bulanan PKK Kecamatan Kuok kembali dilaksanakan pada hari Rabu, 19 November 2025 pukul 14.00 WIB, dengan Desa Silam sebagai tuan rumah kegiatan. Acara ini dihadiri oleh Ibu Camat Kecamatan Kuok, Intan Monica Sandra, S.STP, MP, para TP PKK dari 10 desa, serta seluruh angg...

Kuok ( Kemenag) -- Pertemuan bulanan PKK Kecamatan Kuok kembali dilaksanakan pada hari Rabu, 19 November 2025 pukul 14.00 WIB, dengan Desa Silam sebagai tuan rumah kegiatan. Acara ini dihadiri oleh Ibu Camat Kecamatan Kuok, Intan Monica Sandra, S.STP, MP, para TP PKK dari 10 desa, serta seluruh anggota PKK se-Kecamatan Kuok. Kegiatan berjalan dengan penuh antusias dan kebersamaan dari seluruh peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kuok, Ainun Jariah, S.Ag, memberikan materi tentang pentingnya kreativitas dalam memanfaatkan sampah agar bernilai guna dan bernilai ekonomi. Beliau menyampaikan bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi rangkaian bunga atau pot bunga, sementara sampah organik dapat difermentasi menjadi pupuk. Ia menekankan bahwa ibu-ibu rumah tangga harus mandiri dan mampu memberdayakan diri agar tidak sepenuhnya bergantung pada suami. “Keterampilan yang kita miliki bisa menjadi sumber penghasilan dan membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Selanjutnya Camat Kecamatan Kuok, Intan Monica Sandra, S.STP, MP, memberikan arahan yang menguatkan peran penting gerakan PKK. Ia menuturkan bahwa PKK merupakan wadah strategi bagi perempuan untuk terus belajar, berkembang, dan berinovasi. “Jangan pernah berhenti mengasah keterampilan, karena hidup tidak pernah berhenti mengajarkan kita hal yang baru,” pesannya kepada seluruh peserta.

Pada kesempatan yang sama, PJ Desa Silam, Jusnira, S.Keb, menyampaikan komitmen pemerintah desa dalam mendukung penuh program-program PKK. Menurutnya, peningkatan keterampilan dan pemberdayaan perempuan sangat penting bagi kemajuan desa. Ia menegaskan bahwa desa yang maju berawal dari keluarga yang sejahtera, dan keluarga sejahtera tumbuh dari peran ibu-ibu hebat yang aktif bergerak dalam kegiatan PKK. 

(Bunga,Cicy)