Penting, Pendidikan Karakter Untuk Anak Didik
Ringkasan:
Rokan Hilir (Humas)- Pendidikan karakter merupakan pilar bagi pendidikan, sebagai upaya untuk memajukan budi pekerti atau kekuatan batin atau karakter, pikiran (intellect) dan jasmani pada peserta didik. Sehingga melahirkan karakter anak bangsa yang bertumpu pada kecintaan dan kebanggaan terhadap Ba...
Rokan Hilir (Humas)- Pendidikan karakter merupakan pilar bagi pendidikan, sebagai upaya untuk memajukan budi pekerti atau kekuatan batin atau karakter, pikiran (intellect) dan jasmani pada peserta didik. Sehingga melahirkan karakter anak bangsa yang bertumpu pada kecintaan dan kebanggaan terhadap Bangsa dan Negara dengan Pancasila, UUD NKRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pilarnya.
Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rohil, H Agustiar S Ag melalui Kasi Mapenda, H Suhaimi S Ag, Kamis (12/5) dalam kata sambutannya di acara perpisahan siswa MAN Bagansiapiapi di gedung Paguyuban Hanguditomo.
Menurut Suhaimi, MAN Bagansiapiapi merupakan satu- satunya MA Negeri di Rokan Hilir, eksistensinya menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga dan memelihara marwah dan martabatnya. Untuk itu perlu dibangun komunikasi yg baik di semua aspek demi kelangsungan MAN. Dewasa ini menjadi perhatian semua pihak untuk menciptakan pendidikan bercarakter.
"Bagi kita di madrasah hal yg demikian pada prinsipnya sudah kita laksanakan melalui nilai- nilai agama yg diajarkan di madrasah. Sesungguhnya pendidikan carakter yg di wacanakan pemerintah sebagai wujud keprihatinan terhadap keadaan anak bangsa dewasa ini," jelasnya.
Ia menambahkan, meski MAN Bagan masih baru, namun memiliki potensi yang dimiliki sama dengan MAN lain yang ada di Riau. Potensi tersebut tersebut harus kita kembangkan.
Terkait dengan acara perpisahan siswa MAN Bagan, kata Suhaimi, pihak sekolah mengucapkan terimakasih kepada wali siswa karena telah memberi kepercayaannya kepada pihak sekolah untuk memasukkan anaknya ke MAN.
Hadir dalam acara tersebut komite, Kepala MAN M Fuad M Pd, majlis guru, wali siswa serta tokoh pendiri MAN sebelum di negerikan dan 81 orang siswa yang akan menamatkan pendidikan. Sedangkan acara dimeriahkan dengan penampilan kesenian dari siswa- siswi MAN yang menguasai semua jenis alat musik. (msd)