0 menit baca 0 %

PenSi M2M Pekanbaru Sugukan Keunikan Busana Tradisional Langka Hasil Karya Siswa

Ringkasan: Riau (Inmas)- Pentas Seni (Pensi)  Man 2 Model (M2M) merupakan agenda tahunan MAN 2 Pekanbaru. Namun tahun ini ada yang berbeda dari Pensi sebelumnya, khususnya peragaan busana yang menampilkan busana langka, seperti busana khas Bengkalis The Mistical Zapin Api.The Mistical Zapin Api kostum ini bi...

Riau (Inmas)- Pentas Seni (Pensi)  Man 2 Model (M2M) merupakan agenda tahunan MAN 2 Pekanbaru. Namun tahun ini ada yang berbeda dari Pensi sebelumnya, khususnya peragaan busana yang menampilkan busana langka, seperti busana khas Bengkalis The Mistical Zapin Api.

The Mistical Zapin Api kostum ini biasanya dipakai pada tarian langka di bumi Melayu ini.  Selain itu ada kostum Raja bertalut,  kostum Puteri Kerajaan Darussalam di Gunung Sailan,  baju koran,  baju karnaval dan lainnya merupakan kostum yang didesain oleh siswa  MAN 2  kelas keterampilan. 

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen, dalam sambutannya mengatakan, kostum yang ditampilkan dalam Pensi MAN 2 Pekanbaru merupakan kostum langka yang hampir punah. “Sebelumnya saya tidak terpikir siswa-siswi sekreatif ini dalam memperhatikan Budaya. Banyak sekolah saya kunjungi baru ini yang menampilkan kegiatan yang sekreatif  ini,” ungkapnya bangga.

Setelah acara dibuka oleh Kadis Budaya pada Jumat 28 Maret 2019 lalu, perlombaan pun di milai yaitu perlombaan karya tulis ilmiah jurusan IPA dan IPS, Lagu Solo, Tari Kreasi,  dan Visualisasi Puisi. 

Kepala MAN 2 Pekanbaru, Norerlinda M Pd, mengatakan kegiatan yang mengangkat tema ekspresikan bakat, tumbuhkan inovasi dan reativitas Remaja Masa Kini, bertujuan mengasah bakat siswa untuk lebih kreatif, khususnya dalam tata busana.

Sementara itu, menurut salah seorang juri Visualisasi yaitu Wirda Hayati,  S. Pd.  M. Pd. I  Tahun 2019 kreativitas dan penampilan Visualisasi Puisi jauh meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun ini penampilan siswa benar-benar kreatif, inovatif dan memukau,” ungkapnya.

Salah seorang panitia yaitu Jupriadi,  S. Pd berharap, agar Pensi tahun mendatang dapat digelar lebih meriah, seperti melakukan pementasan akbar di Bandar Serai dan tempat lainnya. “Kita undang Pejabat,  orang tua siswa, siswa dan orang-orang yang berkecimpung dalam seni dan sastra,” harapnya. (mus/ana/ady/rls)