Pekanbaru (Inmas) Sebagai sarana untuk memberikan
pengetahuan serta pendidikan dalam pembentukan karakter siswa, MAN 4 Pekanbaru
taja kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) untuk 45 (Empat puluh lima)
orang pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan
Kelas (MPK) MAN 4 Pekanbaru, pada Sabtu - Ahad, 22-23 Februari 2020 bertempat
disalah satu ruang kelas.
Kegiatan yang mengusung tema “M-Four C : We Glory, We Fight, We Lead. We
are the champion” bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar kepemimpinan bagi
siswa/i MAN 4 Pekanbaru, terkhusus kepada pengurus OSIS dan MPK dalam, menyusun program kerja kepengurusan yangberorirentasi inovasi dan berwawasan lingkungan.
Materi kegiatan LDK tersebut meliputi materi (1) Motivasi belajar,
pengembangan diri dalam organisasi serta studi luar negeri, (2) Pengetahuan
keterampilan menulis (Writing Skill) tingkat dasar, (3) Kenakalan remaja dan
Bahaya Narkoba, (4) Keorganisasian dan Dinamika kelompok, (5) Teknik
Persidangan, (6) Strategi penyusunan program kerja yang efektif, (7) Muhasabah
menjadi Berprestasi, dan (8) penilaian akhir materi LDK.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Dr. H. Edwar S. Umar, M.Ag, yang sekaligus juga menjadi Keynote Speaker pada Sabtu
(22/02). Setidaknya ada 5 (lima) poin penting penyampaian Doktor ke-123 UIN
Suska Riau ini untuk peserta LDK yakni tentang upaya menjadi generasi yang
beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, kegiatan mewujudkan generasi yang
mandiri, penguatan rasa empati dan simpati kepada sesama, dan strategi
menumbuhkan jiwa demokratis.
Agus Salim Tanjung, MA menyampaikan bahwa selain Kakan Kemeneg Kota
Pekanbaru yang menjadi pembicara, Panitia LDK dari Bidang Kesiswaan MAN 4
Pekanbaru juga menghadirkan 8 (Delapan) pembicara lintas sektor, seperti dari
industri media, kita hadirkan Redaktur Riau Pos Abu Kasim, ada juga dari pihak
Kepolisian Sektor Rumbai Zio Al-Ramos dan Nur Hilal, Tim Penjamin Mutu Madrasah
Ega Anggraini dan Destario, dari internal madrasah ada juga dari guru kita,
yakni Ikhsan Kumar Kampari dan Nurman Setiawan. “Dalam kegiatan yang
diagendakan bermalam ini, seluruh peserta diberikan penugasan-penugasan pribadi
dan berkelompok sebagai upaya penguatan pendidikan karakter (PPK), seperti apel
siaga, penugasan tilawah qur’an terukur, penugasan dalam pelaksanaan ibadah,
makan berjamaah dan lain lain. Selain itu ada juga penugasan sebagai
tindaklanjut dari materi, seperti penugasan penulisan rilis berita”, jelas Agus
tentang kegiatan ini. (Zhendri)