Siak (Inmas) – Untuk menanamkan nilai-nilai agama melalui Al-Qur’an sejak dini pada diri anak, kelompok kerja Guru Raudhatul Athfal (KKGRA) Kabupaten Siak menggelar kegiatan Festival SAntri Raudhatul Athfal tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017, Senin (27/03/17) di Gedung Mahratu Siak.
Menurut Ketua KKGRA Kabupaten Siak selaku ketua panitia pelaksana Tuti Suryati, S.Pd.I dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 216 peserta dari 14 Raudhatul Athfal yang ada di Kabupaten Siak. Ada pun cabang lomba yang diperlombakan adalah Lomba Adzan, Tahfiz Qur’an Juz 30, Fahmil/cerdas cermat, lomba sholat, dan lomba mewarnai kaligrafi. Sedangkan sumber dana kegiatan ini berasal dari kas KK-RA Tahun 2017 dan juga dari para donator yang tidak terikat.
Tema yang diangkat untuk kegiatan ini adalah “Kami Cinta Al-qur’an”. Panitia pelaksana berharap dengan tema tersebut akan memotivasi peserta didik dan tenaga pendidik untuk mencintai, memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an didalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Camat Siak Aditya Citra Smara, Anggota DPRD Kab. Siak Sujarwo, Kasi Pendis Resman Junaidi, S.HI, Ketua Pokjawas Kemenag Siak Drs. H. Syaifuddin, Guru- guru RA, para Orang Tua Santri, dan para tamu undangan lainnya.
Sebelum kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Siak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KK-RA beserta seluruh panitia pelaksana yang telah bekerjasama untuk menyukseskan acara tersebut. Ia bengatakan bahwa kegiatan ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan, tujuannnya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kreatifitas guru dan murid serta mengenalkan RA kepada Masyarakat luas.
Sementara itu, Bupati Siak Drs. Syamsuar, M.Si saat membuka acara tersebut mengatakan, kegiatan ini salah satu cara para peserta didik untuk memberikan motivasi terhadap anak-anak untuk belajar membaca dan memahami Al-qur’an sejak dini. Bila Al-Qur’an jadi pedoman hidup, Insya Allah Semalat dunia akhirat. (Awl)