0 menit baca 0 %

Penguatan Pencapaian Reformasi Birokrasi

Ringkasan: Riau (Inmas)- Birokrasi yang berkualitas akan memberikan kontribusi nyata pada capaian kinerja pemerintahan dan pembangunan nasional dan daerah bagi kemajuan bangsa dan negara.  Untuk itu, kata Kasubbag Ortala dan Kepegawaian (Ortapeg) Kanwil Kemenag Riau, Drs H Kamaruddin, tahun 2019 masih menjadi...

Riau (Inmas)- Birokrasi yang berkualitas akan memberikan kontribusi nyata pada capaian kinerja pemerintahan dan pembangunan nasional dan daerah bagi kemajuan bangsa dan negara.  Untuk itu, kata Kasubbag Ortala dan Kepegawaian (Ortapeg) Kanwil Kemenag Riau, Drs H Kamaruddin, tahun 2019 masih menjadi tahun peningkatan reformasi birokrasi karena dari situlah akan lahir program penguatan terhadap tercapainya reformasi birokrasi yang diharapkan.

“Selam ini kita melihat beberapa hasil audit Irjen Kemenag RI terhadap kinerja terutama untuk ASN termasuk di Kabupaten/ Kota masih banyak temuan- temuan.  Masih lemahnya reformasi birokrasi terutama dalam disiplin dan pelaporan kegiatan,” ungkapnya.

Menurutnya, Reformasi Birokrasi memuat 8 peta arah perubahan yakni 1) Organisasi: Organisasi yang tepat dan tepat ukuran; 2) Tata Laksana: Sistem, Proses, dan Prosedur kerja yang jelas, efektif, efesien, terukur dan sesuai prinsip-prinsip good governance; 3) Peraturan Perundang-undangan: Regulasi yang lebih tertib, tidak tumpang tindih, dan kondusif; 4) Sumber daya manusia aparatur: SDM aparatur yang berintegritas, netral, kompeten, capable, profesional, berkinerja tinggi, dan sejahtera; 5) Pengawasan: Meningkatnya penyelenggaraan pemerintah yang bebas KKN; 6) Akuntabilitas: Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi; 7) Pelayanan publik: Pelayanan prima sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat; dan 8) Mental aparatur: Terciptanya budaya kerja positif bagi birokrasi yang melayani, bersih, dan akuntabel.

Dengan peta arah perubahan reformasi birokrasi tersebut diharapkan dapat memberikan indikator keberhasilan menjadi Birokrasi yang bersih dan akuntabel, Birokrasi yang efektif dan efesien, dan Birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas,” harapnya. (mus/belen/vera)