Pekanbaru (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan kualitasi Penyuluh Agama Hindu Non PNS di Provinsi Riau, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Orientasi Pengembangan Kualitas Penyuluh Agama Hindu Non PNS tahun 2016.
Acara yang diikuti oleh 40 orang peserta dari Pekanbaru, Dumai, Tembilahan, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan dan Bengkalis tersebut dibuka oleh Pgs Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Mahyuddin MA, Kamis (24/3) di Hotel Ratu Mayang Garden Jalan Sudirman Pekanbaru.
Dalam sambutannya Mahyuddin mengatakan, pelayanan dan pembinaan terhadap umat beragama merupakan tugas Kementerian Agama. Melalui struktur yang ada, maka tidak ada satupun umat beragama di Riau yang tidak terlayani, termasuk agama terbaru khonghucu.
“Ada lima tugas pokok Kemenag, yaitu pendidikan, pelayanan haji, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berwibawa, meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, dan meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama,” jelasnya.
Untuk itu, melalui orientasi pengembangan kualitas penyuluh agama Non PNS yang ditaja oleh Pembimas Hindu, umat agama dapat menjalani dan memahami agamanya dengan benar. Karena orang yang tergelincir dalam hal- hal negative adalah orang- orang yang tidak menjalankan agama secara benar, akibatnya mudah terpengaruh dengan isu- isu atau aliran menyimpang.
“Peran penyuluh sangat besar dalam melakukan pembinaan pada umat. Apalagi jumlah penganut Hindu tidak terlalu banyak, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara intens. Penyuluh itu suluh atau penerang. Khususnya dalam memberikan penerangan pada kondisi yang tidak jelas sehingga umat bisa melaksanakan ajaran agama secara benar,” ucapnya seraya berharap pembinaan terhadap umat dapat dilakukan terus menerus.
Sementerai itu Pembimas Hindu, Nengah Sujati S Ag, didampingi ketua Panitia Orientasi Kawit S Ag mengatakan, kegiatan orientasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan terhadap umat Hindu melalui penyuluh.
“Dengan kegiatan ini kami harap semua penyuluh agama Hindu non PNS dapat memberikan pencerahan pada umat di daerah, karena jika tidak dibantu oleh non PNS maka tidak akan tercover, karena personil yang ada di hanya tiga orang. Penyuluh Non PNS ini penyambung tugas dari Pembimas, untuk itu kami berharap adanya kerjasama yang baik,” harapnya. (mus/jon)