Indragiri Hulu (Kemenag) - Pengajian rutin bulanan di Masjid Al-Muttaqin kembali digelar pada (17/11/2025) dengan menghadirkan Agan Aliyudin sebagai pemateri untuk memberikan pembinaan keagamaan bagi jamaah ibu-ibu setempat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai waktu dan urgensi amal saleh melalui kajian Surah Al-‘Ashr, yang menekankan bahwa manusia akan berada dalam kerugian jika tidak memanfaatkan masa yang diberikan Allah secara tepat. Pengajian ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong perubahan sikap, peningkatan kualitas ibadah, serta pembentukan kepribadian muslim yang lebih sadar akan tanggung jawab spiritual dan sosial.
Dalam penyampaiannya, Agan menegaskan bahwa sumpah Allah dengan masa dalam Surah Al-‘Ashr menunjukkan betapa berharganya waktu bagi manusia. Ia menekankan bahwa hanya mereka yang beriman, beramal shaleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran yang terhindar dari kerugian.
“Waktu adalah amanah besar. Jika tidak digunakan untuk berbuat kebaikan, maka manusia akan terjebak dalam kerugian yang Allah sendiri telah peringatkan,” ujarnya.
Selain itu, Agan turut menyampaikan faedah dari nasihat Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Al-Fawaaid, yang menekankan pentingnya kedewasaan spiritual dan moral. Ia menjelaskan bahwa bertambahnya usia seharusnya mengikis sifat tamak, bertambahnya ilmu mendekatkan seseorang kepada Tuhannya, bertambahnya harta meningkatkan kepedulian kepada fakir miskin, dan tingginya jabatan menambah rasa tanggung jawab kepada masyarakat.
Penjabaran tersebut memberikan pemahaman mendalam kepada jamaah bahwa peningkatan kualitas diri tidak hanya berlaku pada ranah ibadah, tetapi juga berkaitan erat dengan perilaku sosial dan interaksi antar sesama.
Kegiatan pengajian berlangsung hangat dan penuh refleksi, ditutup dengan doa bersama agar jamaah diberikan kekuatan untuk mengamalkan ilmu yang dipelajari. Pengajian rutin seperti ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat dengan meningkatkan kesadaran spiritual dan membentuk karakter yang lebih peduli, sabar, serta bertanggung jawab. Melalui pembinaan berkelanjutan, Masjid Al-Muttaqin diharapkan terus menjadi pusat penguatan moral dan pembelajaran agama bagi warga sekitar.
(Reski)