0 menit baca 0 %

Pendidikan Madrasah Harus Bisa Menyentuh Olah Pikir dan Olah Hati

Ringkasan: Bogor (Inmas). Pendidikan Madrasah harus bisa menyentuh olah pikir, tetapi olah pikir (intelektual-red) itu tidak boleh sendiri, harus disertai dengan olah hati (agama-red), makanya 5 mata pelajaran agama di madrasah Al-Qur’an Hadist sebagai pedoman yang tidak terpisahkan, Akidah Akhlak sebaga...

Bogor (Inmas). Pendidikan Madrasah harus bisa menyentuh olah pikir, tetapi olah pikir (intelektual-red) itu tidak boleh sendiri, harus disertai dengan olah hati (agama-red), makanya 5 mata pelajaran agama di madrasah Al-Qur’an Hadist sebagai pedoman yang tidak terpisahkan, Akidah Akhlak sebagai implementasi dari penerapan dasar Al-Qur’an dan Hadis, kemudian Fiqih sebagai kajian pemikiran yang berakhlak dengan mengkaji Sejarah Kebudayaan Islam sebagai rujukan yang mana sumber rujukannya di telaah memakai Bahasa Arab, itulah sinergisitas 5 Mapel agama di madrasah untuk mewujudkan insan generasi bangsa yang berkarakter, dengan adanya 5 mapel agama dimadrasah agar intelektual dikawal oleh hati (agama), hal ini disampaikan oleh Direktur Madrasah, Dirjen Pendis Kemenag RI Prof. Dr. H.M Nur Kholis setiawan, MA dihadapan peserta Workshop Pemberdayaan Tim Pembina UKS/M utusan Seluruh Provinsi di Indonesia pada Selasa malam (12/04) bertempat di Arnava Bogor Hotel Jawa Barat.

Program prioritas kelembagaan adalah Indek Pelayanan Pendidikan (Izin Operasional), bukan hanya jumlah yang digesa akan tetapi kualitas madrasah juga harus menjadi perhatian, UKS/M ini merupakan bahagian dari penguatan kelembagaan madrasah, bagaimana madrasah bisa di tata agar muncul prilaku sehat dan lingkungan madrasah sehat, kalau madrasah sudah sehat seluruh komponen yang berada di madrasah akan merasa nyaman berada di lingkungan madrasah yang akhirnya akan menghasilkan lulusan yang sehat secara fisik dan hati, UKS/M ini jika dikaitkan dengan fikih maka UKS/M itu menjadi piranti wajib bagi madrasah, kalau endidikan itu wajib maka piranti-piranti yang mendukungnya juga wajib, papar Nurkholis sapaan akrab Direktur.

Menanggapi pelaksanaan workshop tersebut, Kasubdit Kelembagaan, Direktorad Madrasah, Dirjen Pendis Dr. H. Syafiuddin MA kepada Inmas menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan madrasah melalui UKS/M adalah suatu keharusan yang harus kita laksanakan, tujuan utama UKS/M dimadrasah adala untuk mencetak generasi yang sehat lahir dan batin, jika UKS/M ini pembinaannya menyeluruh maka apa yang disampaikan bapak direktur tadi mengenai olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga disinilah relevansi UKS/M di madrasah, tambah Syafiuddin.

Menurut ketua panitia, Dendi Ernawan, S.Sos bahwa acara workshop penguatan ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu hari Senen s/d Rabu bertempat di Arnava Hotel Bogor yang diikuti oleh seleruh Kasi Kelembagaan Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia ditambah Tim Pembina UKS Provinsi dan Kab/kota di pulau jawa, harapan kita acara workshop ini bisa memberikan motivasi dan support bagi pembina UKS/M didaerah lebih menyehatkan madrasah melalui program UKS/M yang kedepan akan lebih baik, pungkas Erna yang juga Kasi UKS/M Subdit Kelembagaan Dir.Penmad Dirjen Pendis Kemenag RI mengakhiri.(AZ)