0 menit baca 0 %

Pendampingan Buta Aksara Al-Qur’an oleh Penyuluh KUA Kuantan Hilir Seberang di SMPN 1 Kuantan Hilir Seberang

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kamis, 30 Oktober 2025.Dalam rangka meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur an di kalangan generasi muda, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Hilir Seberang kembali melaksanakan program pendampingan buta aksara Al-Qur an di SMP Negeri 1 Kuantan Hilir...

Kuansing (Kemenag) – Kamis, 30 Oktober 2025.Dalam rangka meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di kalangan generasi muda, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Hilir Seberang kembali melaksanakan program pendampingan buta aksara Al-Qur’an di SMP Negeri 1 Kuantan Hilir Seberang.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, para guru, dan seluruh siswa yang antusias mengikuti pembelajaran.

Kegiatan pendampingan dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kuantan Hilir Seberang. Para penyuluh memberikan bimbingan membaca Al-Qur’an dengan metode yang sederhana, mudah dipahami, dan menyenangkan bagi para pelajar.

Fokus utama kegiatan ini meliputi pengenalan huruf hijaiyah, pembenahan makhrajul huruf, serta latihan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar.

Salah seorang penyuluh menjelaskan bahwa program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an merupakan bagian dari misi Kementerian Agama untuk mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia sekolah. Harapannya, para siswa tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kepala SMPN 1 Kuantan Hilir Seberang turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para penyuluh agama. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di kalangan siswa.

“Kami berterima kasih kepada KUA Kuantan Hilir Seberang dan para penyuluh atas kepeduliannya. Program seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa yang masih lemah dalam kemampuan membaca Al-Qur’an,” tuturnya.

Antusiasme para siswa tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti pendampingan dengan penuh semangat, bahkan beberapa di antaranya mengaku baru pertama kali mendapatkan bimbingan intensif membaca Al-Qur’an langsung dari penyuluh agama.

Melalui kegiatan ini, KUA Kuantan Hilir Seberang berharap dapat terus bersinergi dengan lembaga pendidikan untuk membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Program pendampingan buta aksara Al-Qur’an ini direncanakan akan berlanjut ke sekolah-sekolah lain di wilayah Kecamatan Kuantan Hilir Seberang secara bertahap, sebagai bagian dari gerakan mencerdaskan umat melalui literasi Al-Qur’an.

(JBR)