0 menit baca 0 %

Penampilan Santri Ittihadul Muslimin Pukau Pejabat Dan Penonton

Ringkasan: Siak (Inmas) Penampilan santri Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin pada ajang perhelatan akbar Yaumut Ta aruf, Rabu, (28/09/17), berhasil memukau para pejabat, wali santri dan tamu undangan yang hadir. Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs.

Siak (Inmas) – Penampilan santri Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin pada ajang perhelatan akbar Yaumut Ta’aruf, Rabu, (28/09/17), berhasil memukau para pejabat, wali santri dan tamu undangan yang hadir. Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom, Camat Koto Gasib, Dicky Sofyan, Kapolsek Koto Gasib, Iswandi, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Koto Gasib, Drs. H. Ahmad Dahyar, Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan, tokoh masyarakat dan masyarakat yang diperkiraan 800 orang.

Koordinator acara, al-Ustadz Tawakkal Tawaf mengatakan, masyarakat yang datang untuk menonton kegiatan itu melebihi perkiraan panitia sehingga mereka kewalahan mengatur penonton. “Panitia menyediakan ratusan kursi, tapi banyak penonton terpaksa harus berdiri karena tidak cukup kursi,” ujarnya disela-sela acara.

Sementara itu, Camat Koto Gasib, Dicky Sofyan dalam sambutannya menyatakan, “saya sangat kagum dengan penampilan anak-anak santri Ponpes Ittihadul Muslimin ini. Seperti melihat pidato 3 bahasa (Arab, Indonesia dan Inggris) tadi sungguh membuat saya merasa minder melihat kualitas santri di sini”, ungkapnya penuh bangga.

Kepala Kankemenag Siak pun mengungkapkan hal yang sama, “melihat penampilan yang disuguhkan tadi saya bertanya kepada pimpinan Ponpes Ittihadul Muslimin siapa yang melatih mereka, ternyata mereka dilatih oleh kakak-kakah kelas mereka ini sangat membanggakan kita selaku Kementerian Agama”, tuturnya.

Pimpinan Umum Ponpes Ittihadul Muslimin, al-Ustadz Afrizal, S.Pd.I mengatakan, di dalam penampilan santri tersebut banyak terkandung nilai pendidikan untuk santri, melatih kekompakan, serta kemadirian dalam bekerja, berpikir, dan berekpresi. (Hd)