Pekanbaru (Humas) – Tradisi menyambut tahun baru Islam ini hendaknya terus dilestarikan agar semangat keberagamaan di provinsi Riau semakin baik. Dan kegiatan ini semoga menjadi amal baik bagi kita semua.
Hal itu disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA saat memberi sambutan pada peringatan tahun baru Islam di mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Jumat (24/10).
Menurut Kakanwil, kegiatan ini tidak hanya berlangsung di Kota Pekanbaru tapi sampai ke pelosok desa di Provinsi Riau. Ini membuktikan begitu semaraknya Islam di Riau, kata H Tarmizi.
Acara ini dibuka Gubernur Riau yang diwakili Sekda Provinsi Riau, Drs H Zaini Ismail MSi. Pada kesempatan itu H Zaini menyampaikan beberapa hikmah dilaksanakannya hijrah Rasulullah SAW. sebagai tonggak diperingatinya tahun baru Islam tersebut. Hijrah yang dilaksanakan Rasulullah tersebut katanya demi menegakkan syiar Islam, demi kebenaran dakwah yang dibawa Rasul. “Makna filosofi hijrah adalah pindah dari perbuatan munkar ke arah perbuatan baik. Ke arah perbuatan yang benar,” kata H Zaini.
Pada kesempatan itu, H Zaini juga menyampaikan filosofi hijrah adalah hijrah dari pikiran jahiliyah kepada pikiran Islam yang bertauhid. Hijrah juga bermakna mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan Islam. “Semoga dengan memperingati Tahun baru Islam ini semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita,” kata H Zaini.
Sebelum acara ini dilaksanakan, sejumlah kegiatan juga dilakukan, seperti haflah dari para qari terbaik Provinsi Riau, seperti H. Masyari, H Ramli Husin, H Zamri, H Zulkifli R, H Sulaiman Zuhdi, H Khusaini dan lain-lain. Selain haflah juga dilaksanakan muhasabah yang disampaikan Dr HM Fakhri MA. Usai Salat Magrib berjemaah dilaksanakan ceramah agama yang disampaikan DR Saidul Amin yang membahas makna hijrah.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Riau, pejabat di lingkungan Pemprov Riau serta Kanwil Kemenag Provinsi Riau, seperti H Dun Usul, Drs H Irhas, Dra Hj Idah Heridah, H Joni Hendra SAg, dan lain-lain. (ghp)