0 menit baca 0 %

Pemprov Riau Bakal Kebut Syarat Embarkasi Haji Penuh, 2021 Semoga Terwujud

Ringkasan: Riau (Inmas) - Tim Kunker Komisi VIII DPR RI yang berjumlah sebanyak 23 orang disambut hangat oleh Gubernur Riau diwakili oleh Karo Kesra Pemprov Riau Masrul Kasymi, Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, beserta jajaran di Asrama Embarkasi Haji Antara Riau, Jumat siang, (28/02).

Riau (Inmas) - Tim Kunker Komisi VIII DPR RI yang berjumlah sebanyak 23 orang disambut hangat oleh Gubernur Riau diwakili oleh Karo Kesra Pemprov Riau Masrul Kasymi, Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, beserta jajaran di Asrama Embarkasi Haji Antara Riau, Jumat siang, (28/02). Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk memastikan kelayakan bangunan asrama haji Antara Riau untuk lebih kurang 5000 jemaah Provinsi Riau.

Kakanwil Kemenag Riau menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam atas kunjungan dari Komisi VIII DPR RI. Mahyudin berharap keinginan dan harapan masyarakat Riau untuk memiliki embarkasi penuh bisa segera terwujud dalam waktu dekat.

Selama ini bertahun tahun  Pemerintah Provinsi (Pemprov) memberangkatkan jemaah haji melalui Embarkasi Batam. Namun sejak tahun lalu 2019, Provinsi Riau berhasil mewujudkan keinginan masyarakat Riau punya Embarkasi Haji walau masih bersifat sementara. berfungsi sebagai bandara embarkasi haji antara, katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Komisi VIII DPR RI H Yandri Susanto Spt mengatakan pihaknya sangat berharap Provinsi Riau bersama Kemenag segera memenuhi segala persyaratan yang terkait dengan embarkasi penuh. Pihaknya mengusulkan agar pengelolaan asrama haji bisa sekelas hotel dan mengedepankan prinsip ekonomi syariah. "Dengan manajeman dan gedung yang bagus jemaah haji akan lebih kondusif saat akan melaksanakan ibadah haji di tanah suci." Terangnya.

Mewakili Gubernur Riau, Karo Kesra Masrul Kasymi mengatakan hal yang sama, persiapan perwujudan Bandara SSK II Pekanbaru  menjadi embarkasi haji terus dikebut, agar dapat terealisasi pada tahun mendatang.

Harapan itu tentu dengan memenuhi persyaratan demi persyaratan yang harus terus dilengkapi, agar segera terwujud pemberangkatan jamaah calon haji langsung dari Riau ke Tanah Suci Makkah dan Madinah, lanjutnya.

Sebelumnya, pada pemberangkatan jamaah calon haji, status Bandara SSK II Pekanbaru masih embarkasi haji antara sejak tahun 2019. Artinya, jamaah diberangkatkan dari Bandara SSK II menuju Bandara Hang Nadim Batam, dan menunggu keberangkatan penerbangan ke Jeddah atau Madinah. 

Menanggapi yang diutarakan Komisi VIII DPR RI saat Kunker  Reses 2019-2020 pada Jumat, (28/02) terkait dukungan dan dorongannya menghadirkan asrama haji yang representatif di Riau. Karo Kesra Pemprov Riau Masrul Kasymi mengaku sangat menyambut gembira dan bersyukur.

Menurut Masrul Kasymi ini kabar baik bagi masyarakat Riau, dan pihaknya akan mempersiapkan diri terutama segala hal yang diperlukan seperti kesiapan tanah, lokasinya dan persiapan personil termasuk pembenahan sinergitas dengan lintas sektoral terkait Runway bandara. 

“Ini nanti akan kami akan kondisikan dengan teman teman bagaimana komitmen yang baik dari semua stakeholder sehingga wujud Embarkasi penuh itu bisa hadir secepat nya di Riau.” Ungkapnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut juga sempat dibahas persoalan yang terkait dengan Asrama Haji Transit yang sudah diberlakukan sejak tahun lalu. Bahkan juga menyinggung terkait lahan yang sudah pernah dihibahkan ke Kemenag yang ada di Kota Pekanbaru, di mana status kepemilikan tanahnya masih sedang diproses.(vera/khairul/fadli/za)