0 menit baca 0 %

Pemprov- Kemenag Bersinergi Bangun Sektor Keagamaan di Riau

Ringkasan: Riau (Inmas)- Gubernur Riau Drs H Syamsuar M SI akan menjalin sinergitas dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam rangka mendukung program kerjanya untuk 5 tahun kedepan, khususnya dalam sector pendidikan keagamaan, pondok pesantren, madrasah, qur an center dan ekonomi syariah.Hal tesebut disampaika...

Riau (Inmas)- Gubernur Riau Drs H Syamsuar M SI akan menjalin sinergitas dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam rangka mendukung program kerjanya untuk 5 tahun kedepan, khususnya dalam sector pendidikan keagamaan, pondok pesantren, madrasah, qur’an center dan ekonomi syariah.

Hal tesebut disampaikan Gubri saat menghadiri Rapat Kerja Kanwil Kemenag Riau Tahu 2019 di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (26/2/2019).

Menurut Gubri, semua program kerja yang akan dilaksanakan dalam masa prioede 2019 – 2024 akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Riau yang akan menjadi acuan pembangunan daerah. Diantaranya akan tertuang tentang pembangunan sector keagamaan, seperti pembinaan umat, pendidikan agama madrasah dan pondok pesantren dan qur’an center tempat pembelajaran Alqur’an.

“2019 ini akan kita lakukan kajian lebih lanjut untuk program qur’an center, dan tahun 2020 kita berharap ini sudah bisa dilaksanakan. Karena salah satu factor pendukung suksesnya qori- qoriah dan hafiz hafizah adalah adanya tempat belajar Alqur’an seperti yang ada di Provinsi Kepri,” ungkapnya.

Selain itu, Syamsuar mengatakan, pengembangan ekonomi syariah juga akan menjadi program prioritas di Provinsi Riau. Karena ekonomi syariah bukan hanya diperuntukkan untuk orang- orang Islam, tetapi juga untuk non Islam.

“Kami sudah berazam untuk menjadikan Riau lebih baik. Sebagai negeri melayu Riau tidak bisa dilepaskan adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah, artinya segala perbuatan dan pekerjaan hendaknya selalu mengingat aturan adat dan agama, jangan sampai bertentangan satu dengan dengan lainnya. Untuk segala program yang kita lakukan akan senantiasa melibatkan para ulama dan pemuka agama lainnya. Terkhusus tentunya Kementerian Agama yang memang bergerak di sector pembangunan kegamaan dalam membangun umat yang lebih baik” ungkapnya. (mus/anto/ana/adi/faj)