Siak (Inmas) - Memasuki malam ke-17
Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar peringatan Nuzul Quran di
Masjid Sultan Syarif Hasyim, Komplek Islamic Center Kabupaten Siak, Minggu (11/6/2017)
malam. Kegiatan ini merupakan acara rutin Pemkab Siak dalam rangka memeriahkan
syiar Islam di bulan suci Ramadan.
Selain
Bupati Siak Drs. H Syamsuar, M.Si, tampak hadir Wakil Bupati Siak Drs. H
Alfedri, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom,
Forkopimda Siak, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Siak, alim ulama, tokoh
agama dan sebagai penceramah Ustadz Dr. H. Mustafa Umar Lc., MA, serta ratusan
jamaah yang memenuhi masjid terbesar di Negeri Istana ini.
Setelah
melaksanakan shalat maghrib, buka puasa bersama, salat Isya dan tarawih
berjamaah, rangkaian pelaksanaan kegiatan peringatan Nuzul Quran kembali
dilanjutkan, dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran.
Dalam
sambutannya, Drs. H. Syamsuar, M.Si mengatakan, momen peringatan Nuzul Quran
ini, hendaknya dapat memotivasi diri kita untuk membangun Siak ke arah yang
lebih baik dan mewujudkan masyarakat yang agamis. "Saya mengajak
masyarakat Kabupaten Siak ini menjadi pribadi yang Cinta Al Quran. Dan membangun
masyatakat yang Qurani, generasi Qurani sehingga terwujudnya masyarakat Negeri
Istana yang Madani," pesan Syamsuar.
Pada
kesempatan itu, Syamsuar juga menyampaikan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
tahun depan akan berbeda dengan tahun ini. Dimana dia ingin tahun dengan ada
Mushabaqah Hifzil Quran (MHQ) dan dinas terkait maupun pengurus Masjid diminta
mempersiapkan acara tersebut mulai dari tekhnis hingga rencana anggarannya.
"Supaya
bisa diusulkan di APBD nantinya. Mushabaqah Hifzil Quran ini kita buat untuk
memotivasi anak-anak di Siak untuk menjadi penghafal Al Quran," ujar Ayah
tiga putra ini kembali mengingatkan masyarakat untuk rajin membaca Alquran.
Selanjutnya,
Dr. H. Ustadz Mustafa Umar, MA dalam tausiahnya kembali mengingatkan jamaah
masjid tentang sejarah turunnya Ayat pertama hingga menjadi sebuah Al Quran.
"Al Quran itu petunjuk bagi manusia. Sehingga penting bagi kita umat
Muslim ini untuk mengamalkannya," ucap ustadz yang menjabat sebagai Rektor
Institut Sains al-Qur’an Syeikh Ibrahim Kabupaten Raokan Hulu ini.
Ditambahkannya
lagi, "Dengan al-Quran tidak hanya diturunkan diatas kertas, tapi mari
kita mengamalkannya dalam jiwa, Alquran harus bisa menjadi pedoman bagi kita
semua, " ungkap penyusun Tafsir Al-Ma’rifah yang juga mengajar di Negeri
Jiran ini. (Hd)
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->