0 menit baca 0 %

Pemkab Rohul Dukung dan Tingkatkan Program Magrib Mengaji

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas) - Program Gerakan Masyarakat Riau Magrib Mengaji yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Riau dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Provinsi Riau sangat didukung oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Tentunya, program magrib mengaji yang telah berjalan selama ini akan...


 

Rokan Hulu (Inmas) - Program Gerakan Masyarakat Riau Magrib Mengaji yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Riau dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Provinsi Riau sangat didukung oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Tentunya, program magrib mengaji yang telah berjalan selama ini akan semakin ditingkatkan lagi. 

        

Demikian disampaikan Plt Bupati Rohul H Sukiman kepada Wartawan usai membuka acara Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke 16 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu yang dipusatkan di kawasan Lapangan Dataran Tinggi Pematang Baih Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah, Kamis, (1/9) malam.

 

Menurutnya, untuk mendukung berjalannya program tersebut, Pemkab Rohul akan mewajibkan seluruh anak didik atau remaja yang beragama islam, untuk membaca alquran dimasjid atau disurau usai pelaksanaan salat

Magrib.

 

Sukiman mengharapkan dukungan dari para orangtua atau wali murid serta masyarakat untuk mendukung kebijakan dan terobosan yang diterapkan pemerintah daerah. Bahwasanya wajib bagi anak untuk mengaji, belajar, pada pukul 18.00 Wib-21.00 wib.

 

''Kita akan instruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga Rohul untuk menjadwalkan serta memantau langsung kegiatan magrib mengaji bagi anak didik atau siswa. Sehingga program magrib mengaji berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,''sebutnya.

 

Mantan Dandim Inhil ini menjelaskan, program magrib mengaji, anak didik bisa belajar dan mengaji di rumah atau di mesjid maupun di surau

        

''Kita harapkan melalui program magrib mengaji dapat mengembalikan kembali kebiasan lama anak-anak muda kita dulu, sebelum maghrib itu mereka sudah ramai di masjid dan ke surau untuk salat berjemaah dan mengaji, ini tentunya positif untuk menekan angka kenakalan remaja,'' tuturnya.

 

Sebelumnya Pgs Kakanwil Kemenag Riau Drs H  Mahyuddin MA menyebutkan, Gerakan Masyarakat Riau Magrib mengaji bertujuan untuk membiasakan generasi muda kembali terbiasa ke masjid dan ke surau.

        

Sehingga dengan kembalinya anak didik atau remaja pergi ke surau atau masjid untuk melaksanakan program magrib mengaji, tentu aktifitas Penyakit Masyarakat (Pekat) yang sekarang menyebar ditengah masyarakat, akan terhindar.

        

''Kita berharap Pergub tentang gerakan Masyarakat Magrib mengaji itu, didukung oleh Pemkab dan Pemko di Provinsi Riau. Karena tanpa dukungan pemerintah daerah, pergub itu tidak akan bisa berjalan. Alhamdulilah, kita bersyukur, program ini sudah mendapat dukungan yang cukup lumayan dari Kabupaten/kota, termasuk Rohul,''tungkasnya.

 

Dukungan yang diharapkan Kakanwil Kemenag Riau kepada kabupaten/kota, selain adanya Perbup, bahkan kalau dapat adanya Perda tentang Magrib. mengaji akan lebih bagus.Sehingga masyarakat dapat melaksanakan apa yang menjadi produk hukum daerah.

        

''Menurut saya, yang lebih bagus lagi, Pergub ini bisa dilaksanakan.Kalau peraturan banyak, tapi tak dilaksanakan, juga tak ada artinya. Program gerakan masyarakat magrib mengaji yang dilahirkan Provinsi Riau itu, untuk kepentingan masyakat. Pemerintah daerah itu sifatnya membantu program-program keagamaan yang ada, dan itu tidak bertentang dengan program agama yang ada di instansi vertikal,'' pungkasnya. (fah/Ash)