Rokan Hulu ( Inmas ) – Kepala Kantor Kemenag beserta Pemkab Rokan Hulu kembali gelar rapat Jelang peringatan Hari Santri Nasional ke IV yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang, Jum’at (11/10).
Rapat vinal ini dilaksanakan di
Pendopo rumah dinas bupati yang dihadiri dari oleh Kakankemenag Rohul Drs.H.
Syahrudin, M.Sy, Bupati Rohul yang diwakili oleh Kadis Perikanan dan perkebunan Sri Hardono yang juga
merupakan Ketua NU Rokan Hulu, Kabag Kesra Umzakirman, Kasi Pendis Drs.
H. Rusli, S.Ag, M.Sy, perwakilan dari Koramil & Polres, Kadispora H. Ibnu
Ulya serta Kadis di Lingkungan Pemda Rokan Hulu dan juga dihadiri oleh ketua
panitia Ahmad Siregar serta seluruh pimpinan pondok pesantren se Rokan Hulu.
Sebagaimana pada rapat sebelumnya yang digelar di Aula Kankemenag pada
beberapa waktu yang lalu bahwa pelaksanaan HSN ini dilaksanakan pada tanggal 26
& 27 Oktober dengan mengusung tema “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia
dan Anti Narkoba”, maka pada rapat kali ini telah dirampungkan dengan
beberapa point yang akan dilaksanakan pada peringatan HSN nanti, yaitu 26 dan
27 Oktober akan digelar acara sholawatan & tabliqh akbar di Islamic centre
Rokan Hulu dan untuk Upacara HSN sekaligus pembacaan Resolusi Jihad HSN & Ikrar
Anti Narkoba akan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu tanggal 27
oktober 2019.
HSN ini akan diikuti lebih kurang 5000 santri dari Rohul dan 5000
santri dari luar Rohul se Provinsi Riau. Adapun petugas upacara dan Marching
Band ditugaskan kepada PP Darussalam Tandun. berbicara tentang penginapan dan
akomodasi, maka dalam rapat tersebut telah diputuskan bahwa penginapan santri
putri di PP Khalid bin Walid sedangkan putra di Hall Islamic Centre Kab. Rohul
dan seluruh akomodasi ditanggung oleh Pemkab Rohul.
Bupati Rohul berpesan agar semua panitia diharapkan untuk saling
berkerja sama dengan sungguh – sungguh dan jangan sampai memalukan marwah Rohul
yang merupakan negeri seribu suluk.
Kankemenag juga berpesan bahwa seluruh panitia harus fokus memberikan
pelayanan sarana dan prasarana kepada masing – masing kabupaten agar jangan
memalukan Rokan Hulu.
“ yang paling penting bagi Humas adalah untuk memastikan berapa orang
dari setiap kabupaten yang akan datang ke Rohul, ini tentunya FKPP Kabupaten
Rohul harus berkerjasama dengan FKPP dari setiap kabupaten kota agar dipersiapkan
sarana maupun prasarananya, karena HSN ini juga akan dihadiri oleh para Kyai se
Provinsi Riau, dan yang paling penting seluruh yang terkait dengan kegiatan
harus betul – betul dipersiapkan dengan sebaik mungkin agar nanti tidak
terkesan kita membuat acara yang acak –acakan,,” Harapnya.
“ Hari Santri Nasional ini juga sebagai moment bagi Pondok pesantren
untuk menunjukkan eksistensi Pondok Pesantren kepada masyarakat luas, sehingga
kita berharap dengan adanya HSN ini image atau kesan masyarakat terhadap pondok
pesantren itu semakin positif,,,” Ujar
Kasi Pendis.***(Eel)